Forum Jurnalis Bogor Raya Dorong Kemandirian Usaha dan Sinergi Antardesa
Forum Jurnalis Bogor Raya (FJBR) mendorong transformasi media menjadi media entrepreneur guna menghadapi tantangan regulasi pajak dan meningkatkan kemandirian usaha.
HARIANRAKYAT.ID, Bogor, – Forum Jurnalis Bogor Raya (FJBR) menggelar pertemuan strategis guna membahas transformasi pengusaha media (media entrepreneur). Langkah ini diambil sebagai respons terhadap tantangan regulasi pajak terbaru serta peluang kolaborasi dalam pembangunan daerah.
Ketua FJBr, Saleh, mengungkapkan bahwa di era digital ini, perusahaan media dituntut untuk menciptakan lapangan kerja dan memberikan nilai tambah (value). Tujuannya agar dapat menghidupi karyawannya secara mandiri. Namun, ia juga menyoroti kebijakan PPH Final sebesar 22% dan PPH 11% yang dinilai cukup mengancam keberlangsungan bisnis berskala UMK ini.
"Padahal kita membantu pemerintah menciptakan lapangan kerja. Maka dari itu, saya dengan wakil rakyat, kepala desa, dan pemerintah daerah terus berupaya mendorong kerja sama dan membangun sinergi," ujar Saleh.
Dalam pertemuan yang sama, Pembina FJBR, H. Entang, memberikan pandangan mengenai pentingnya kemandirian ekonomi organisasi. Ia menekankan agar forum ini bekerja secara fokus dan profesional.
"Setiap desa itu ada anggaran Banprov (Bantuan Provinsi) dan program Kampung Dai Pakuan. Di situ ada alat pengelolaan sampah skala kecil. Bisa tidak kita menciptakan alat itu? Kita juga bisa hadir memberikan solusi terbaik," jelas Entang.
Menanggapi hal tersebut, perwakilan dari DPRD Kabupaten Bogor Sutisna, menyambut baik arah forum ini. Ia menyatakan kesiapannya untuk membantu menjembatani komunikasi komunikasi dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait, seperti Diskominfo, guna meningkatkan kemitraan.
Ia juga menambahkan bahwa Kabupaten Bogor pada tahun-tahun mendatang akan tetap konsisten berfokus pada pembangunan infrastruktur, sehingga terbuka ruang kerja sama yang sah dan saling menguntungkan.
"Sebagai satu keluarga di forum ini, kita harus kompak saling memberikan informasi jika ada peluang," pungkasnya.
Melalui wadah ini, FJBR berharap dapat memperluas jaringan kerja sama ke-65 desa di wilayah Bogor Utara untuk tumbuh bersama dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah. (Cr01).