back to top
HARIANRAKYAT.ID Mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1447 - 2025
HARIANRAKYAT.ID Mengucapkan Selamat Natal 25 Desember 2025 - dan Tahun Baru 2026 2025
BerandaTangerang RayaFKUB Tangsel Syukuran HUT ke-16, Kukuhkan Komitmen Jaga Kerukunan Umat Beragama

FKUB Tangsel Syukuran HUT ke-16, Kukuhkan Komitmen Jaga Kerukunan Umat Beragama

HARIANRAKYAT.ID, TANGSEL – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Tangsel menggelar syukuran dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-16 yang jatuh setiap 18 Agustus. Peringatan ini dirangkai dengan Kajian Lintas Agama (KLA) di Gedung Kelembagaan, Jalan Siliwangi No. 2, Pamulang, Senin (25/8/2025).

Ketua FKUB Tangsel, KH Ahmad Sofyan Mastas, menyampaikan bahwa usia 16 tahun merupakan perjalanan yang penuh tantangan sekaligus pembelajaran dalam menjaga kerukunan umat beragama.

“Sejak FKUB lahir pada 18 Agustus 2009, banyak hal yang telah kami lalui bersama dengan pengurus lama. Mulai dari tugas menjaga kerukunan umat hingga memfasilitasi proses verifikasi perizinan rumah ibadah. Semua itu tidak akan berjalan baik tanpa dukungan tokoh lintas agama dan seluruh umat,” ujarnya.

Menurut Sofyan, FKUB hadir sebagai perpanjangan tangan pemerintah daerah dalam merawat harmoni kehidupan beragama di Tangsel. Karena itu, pihaknya terus membangun sinergi dengan tokoh agama, organisasi keagamaan, dan ormas Islam seperti MUI, NU, serta Muhammadiyah.

“Setiap agama tentu menginginkan kedamaian, kerukunan, dan kenyamanan dalam beribadah. Itu menjadi pijakan kami dalam merumuskan program FKUB ke depan,” jelasnya.

Ia menegaskan ada tiga konsep utama yang akan dikuatkan FKUB. Pertama, mewujudkan kerukunan dalam kehidupan lintas agama dan budaya. Kedua, memastikan kenyamanan beribadah dengan mendukung rumah ibadah yang memiliki izin resmi. Ketiga, menegakkan ketertiban melalui aturan yang mengacu pada Peraturan Bersama Menteri (PBM) Agama dan Menteri Dalam Negeri, terkait pendirian rumah ibadah.

“Kami berharap ke depan ada organisasi yang bisa menjadi mitra dalam mendata rumah ibadah, sehingga semua lebih tertib dan teratur,” tegas Sofyan.

Sementara itu, Wakil Ketua MUI Tangsel, KH Hasan Mustofi, menambahkan bahwa perbedaan merupakan sunnatullah yang tidak bisa dihindari. Namun, perbedaan itu harus dikelola menjadi harmoni.

“Alam semesta saja terdiri dari keberagaman, dan itu justru simbol keserasian. Karena itu, penting bagi kita membedakan antara kesetaraan dan keserasian dalam hidup, agar tetap saling menghormati dalam perbedaan keyakinan,” ungkapnya.

Acara syukuran HUT ke-16 FKUB Tangsel ini turut dihadiri jajaran pengurus FKUB, tamu undangan, serta para penyuluh dari Kantor Kemenag Tangsel. (din).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Komentar Terbaru
Must Read
Related News