back to top
HARIANRAKYAT.ID Mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1447 - 2025
HARIANRAKYAT.ID Mengucapkan Selamat Natal 25 Desember 2025 - dan Tahun Baru 2026 2025
BerandaDaerahDebat Perdana, Dua Paslon Bupati Kediri Saling Tawarkan Program Pembangunan

Debat Perdana, Dua Paslon Bupati Kediri Saling Tawarkan Program Pembangunan

HARIANRAKYAT.ID, KABUPATEN KEDIRI – Dua pasangan calon (Paslon) Bupati Kediri berhadapan dalam debat publik dengan tema “Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat dan Memajukan Daerah”. Berlangsung di IKCC Insumo Palace pada Kamis malam (24/10/2024).

Debat diselenggarakan oleh KPU Kabupaten Kediri menjadi platform bagi calon untuk mempresentasikan visi misi mereka kepada publik dengan melibatkan lima panelis, termasuk Muhammad Adnan Magribi, Sahril Ashar, Dr. Taufiq Alamin, Dr. Deasy Wulandari, dan Dr. Kurniawan Muhammad.

Sesi Visi Misi

Pasangan nomor urut 1, Denny dan Mudawammah, menegaskan komitmen mereka sebagai putra daerah yang memahami keluhan dan harapan masyarakat.

Mereka mengusulkan visi “Kediri Mandiri, Maju, Sejahtera, dan Berkeadilan” melalui program pembangunan dusun senilai Rp 300-500 juta per tahun, yang bertujuan untuk meningkatkan ekonomi dan infrastruktur di seluruh dusun Kabupaten Kediri.

Di sisi lain, pasangan nomor urut 2, Hanindito Himawan Pramana dan Dewi Mariya Ulfa, menunjukkan bukti keberhasilan program selama tiga tahun setengah mereka memimpin.

Mereka menekankan pentingnya profesionalitas ASN dan memaparkan berbagai program, termasuk pelayanan kependudukan satu hari jadi dan peningkatan kesehatan dengan target Universal Health Coverage (UHC) sebesar 96%.

Diskusi Kunci

Debat memasuki materi tentang kesenjangan digital dalam pendidikan, di mana Paslon nomor 1 mengusulkan pemasangan Wi-Fi gratis di setiap dusun.

Paslon nomor 2 menanggapi bahwa fokus seharusnya pada pemasangan Wi-Fi di sekolah-sekolah untuk menjangkau lebih banyak siswa.

Perseteruan semakin memanas saat membahas aduan masyarakat. Dhito mencatat 15.000 aduan yang berhasil diselesaikan melalui layanan Halo Masbup.

Sementara Denny menegaskan perlunya pemimpin yang turun langsung untuk menyerap aspirasi masyarakat.

Setelah debat, Denny mengkritik pemerintahan yang ada, menyebut pencapaian hanya sekadar framing. Ia menantang bahwa jika dalam dua tahun program yang dijanjikan tidak berjalan, ia siap mundur dari jabatannya.

Di sisi lain, Dhito menegaskan bahwa perbedaan pandangan dalam politik adalah hal yang wajar dan tidak merusak hubungan antarpihak. Ia menghargai penyelenggaraan debat oleh KPU yang dianggap berlangsung baik.

Ketua KPU Kabupaten Kediri, Nanang Qosim, menegaskan bahwa debat ini merupakan bagian dari rangkaian Pilkada serentak 2024 dan mengajak masyarakat untuk memilih berdasarkan kesadaran akan visi misi para calon.

Nanang mengingatkan pentingnya menciptakan Pilkada yang damai, menegaskan,

“Tujuan kita sama, membangun Kediri menjadi kabupaten yang baldatun toyyibatun warobbun ghofur,” doanya.

Ia juga mengumumkan jadwal debat publik kedua yang akan dilaksanakan pada 12 November 2024 di Gedung Bagawanta Bhahari, Kabupaten Kediri. (lik).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Komentar Terbaru
Must Read
Related News