HARIANRAKYAT.ID- Anggota DPRD Kota Tangerang Yeni Kusumaningrum salah satu dari enam wakil rakyat di legislatif. Menurutnya realitas keterwakilan perempuan di parlemen yang hingga kini belum mencapai angka 30%, Yeni menaruh harapan besar masifnya edukasi keterwakilan perempuan ke masyarakat. Ia berharap aturan 30% tidak hanya menjadi syarat administratif saat pencalegan saja, tetapi juga terwujud dalam komposisi kursi di parlemen.
“Potensi perempuan dalam hal kinerja dan pelayanan masyarakat mampu menyamai pencapaian laki-laki. Penting bagi perempuan untuk hadir di parlemen, bukan hanya untuk isu perempuan saja, tapi untuk berpartisipasi aktif dalam seluruh aspek pembangunan,” tegasnya.
Menghadapi tantangan era digital, Yeni menitipkan pesan penting bagi kaum perempuan di Kota Tangerang agar lebih bijak dalam bersosial media. Ia mempopulerkan prinsip “Saring sebelum Sharing”.
“Saring yaitu memilah dan memilih apakah informasi yang didapat bermanfaat atau tidak. Kedua Sharing yaitu hanya menyebarkan informasi yang sudah terverifikasi kebenarannya,” ujarnya.
Selain itu, ia mendorong perempuan untuk jeli melihat peluang ekonomi di dunia digital. Menurutnya, platform digital harus dimanfaatkan sebagai alat untuk meningkatkan ekonomi keluarga, sehingga perempuan bisa berdaya secara finansial dari rumah.
Melalui kiprahnya, Yeni Kusumaningrum menunjukkan bahwa Kartini masa kini adalah mereka yang mampu membawa perubahan positif bagi lingkungannya, menjaga keutuhan keluarga, dan tetap adaptif terhadap perkembangan zaman.(Adt)



