HARIANRAKYAT.ID- DPRD Kota Tangerang mendukung rencana pengembangan Transit Oriented Development (TOD) di Batuceper. TOD adalah sebuah konsep pengembangan perkotaan. Yang mengintegrasikan fungsi hunian, bisnis, dan rekreasi di sekitar pusat transportasi umum seperti stasiun kereta.
Anggota Komisi I DPRD Kota Tangerang, Christian Lois, mengatakan pentingnya integrasi antara stasiun dan terminal untuk mengurangi kemacetan, sekaligus meningkatkan aksesibilitas.
Menurutnya, kehadiran fasilitas penunjang, seperti jembatan penyeberangan orang (JPO), akan mempermudah mobilitas pengguna jalan.
“Kami memberikan sarran terkait integrasi stasiun dan terminal, agar arus lalu lintas lebih lancar. Pengguna jalan juga bisa difasilitasi dengan JPO, saran ini disambut baik oleh Bappeda,” ujar Lois.
Selain soal integrasi transportasi, Lois juga menyoroti potensi ekonomi dari pembangunan kawasan TOD Batu Ceper. Rencana tersebut mencakup optimalisasi terminal sebagai area parkir, pengembangan hotel, dan fasilitas transportasi umum yang terintegrasi. Dengan begitu, kawasan ini dapat berkembang menjadi pusat bisnis baru di Kota Tangerang.
Selama ini penumpang pesawat yang turun di Bandara Soekarno-Hatta tidak menginap di Kota Tangerang sehingga Pendapatan Asli Daerah (PAD) tidak bertambah. Jika TOD Batu Ceper bisa menghadirkan hotel dan pusat ekonomi, tentu akan ada kontribusi langsung bagi PAD,” tandasnya.



