HARIANRAKYAT.ID, DEPOK- Taman Alun-Alun Kota Depok berlokasi di Kecamatan Sawangan dan Bojongsari ramai didatangi pihak sekolah. Mereka survei untuk dijadikan tempat acara bersama siswa, Jumat (2/5/2025).
Kondisi ini, sejalan dengan kebijakan Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) soal larangan perpisahan siswa. Aturan itu tertuang dalam Surat Edaran Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Nomor: 6685/PW.01/SEKRE yang diterbitkan pada 25 Februari 2025.
Kebijakan KDM menimbulkan pro kontra dikalangan masyarakat. Terutama kepala sekolah, guru, juga para siswa. Banyak yang mendukung. Namun juga tak sedikit yang menolak kebijakan tersebut.
Karena dianggapnya tidak adil dan tergesa-gesa. Kebijakan dikeluarkan tanpa melalui kajian terlebihdahulu. Berbagai kesempatan KDM tetap teguh demi mengurangi beban ekonomi masyarakat, terutama orang tua siswa.

Belakangan diketahui bukan menghapuskan acara wisuda. Hanya imbauan penyenyelenggaraanya disederhanakan.
Artinya para siswa difasilitasi oleh pihak sekolah boleh dan tetap dapat menyelenggarakan kegiatan tersebut hanya dengan aturan dan batasan tertentu.
Selain wajib dikemas secara sederhana, juga diselenggarakan masih dilingkungan sekitar sekolah. Terutama area sekitar wilayah Provinsi Jawa Barat.
Pantauan harianrakyat.id, di Taman Alun-Alun dan Hutan Kota Depok sepertinya menjadi solusi bagi dunia pendidikan. Misalnya saja terdapat fasilitas gedung serba guna, area terbuka hijau dan taman hutan kota.
Lokasinya di Kecamatan Sawangan dan Kecamatan Bojongsari. Dua rombongan tim survei dari dua sekolahan yang berbeda mendatangi Kantor Pengelola untuk reservasi.
Guru SMK STB (Sain, Teknologi, Broadcast), Sawangan – Kota Depok, Wiwik, mengaku sedang survei untuk acara yang tengah dirancang. Dirinya tertarik seusai meninjau fasilitas yang dibangun oleh Pemkot Depok itu.
Fasilitas Taman Alun-Alun dan Hutan Kota Depok Cukup Memadai
Petugas Taman Alun-Alun dan Hutan Kota Depok , Fadlan merinci bahwa Kawasan ini luasnya 2,3 Hektar yang lokasinya berada di dua kecamatan Sawangan dan Bojongsari.

“Memiliki beberapa fasilitas yang cukup baik untuk berbagai kegiatan, termasuk kegiatan wisuda atau perpisahan sekolah,” ucapnya.
Fasilitas lain, tersedia ruang serba guna baik tertutup dan terbuka, arena taman bermain, musala serta tempat parkir.
“Juga memiliki jembatan gantung yang cukup iconik membentang di atas Situ Tujuh Muara. Situ ini memiliki beberapa titik mata air,” ia merinci.
Lanjut ia, untuk melakukan pemesanan cukup mudah dan relatif murah. Sedangkan pengelolaan dan perawatan di bawah Dinas Lingkungan Hidup Kota (DLHK) Depok. Dirinya mengajak pengunjung tetap menjaga keamanan dan kebersihan untuk dirasakan bersama. “Banyak keuntungan yang didapat” tuturnya. (ale).



