HARIANRAKYAT.ID, KOTA KEDIRI- Gelaran Seni Budaya Pelajar Kota Kediri (Genibudjari) ke-9 berlangsung di halaman Kantor Dinas Pendidikan Kota Kediri, Rabu (7/8/2024).
Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri Anang Kurniawan mengatakan, pada waktu itu dengan susah payah dan butuh perjuangan untuk mencari wadah. Mencari tempat ajang berkreasi bagi anak didik tercinta generasi penerus bangsa. Menuju Indonesia maju dan tumbuh, untuk itu lahirlah Genibudjari pada tahun 2015.
“Acara ini digelar untuk memberikan wadah atau apresiasi kepada anak-anak untuk menguri-nguri budaya bangsa. Mengekspresikan karya mereka. Kompetensi mereka di bidang seni baik itu seni suara atau seni gerak,” tambah ia.
Sebagian besar yang ditampilkan di sini adalah seni budaya lokal, budaya Jawa seperti karawitan, campursari, tari, uyon-uyon dan lain sebagainya. Total 14 seni budaya yang ditampilkan.
“Diadakan satu hari dari pagi hingga malam. Untuk pesertanya melibatkan 300 lebih siswa-siswi, mulai dari TK, SD, dan SMP,” tambah ia.
Untuk malam harinya, dilanjutkan digelar sendra tari dengan tajuk Panji Nganglang Jagad atau Panji Mengembara. Menurut dirinya melalui acara ini diharapkan menjadi salah satu cara untuk membentengi anak-anak dari budaya asing.
“Ternyata anak-anak kita itu banyak yang masih mencintai budaya lokal, yang ditampilkan ini masih belum keseluruhan yang dari masing-masing sekolahan,” bener ia.
Dirinya berpesan kepada pihak sekolah untuk terus dalam memberikan sentuhan kepada para siswa. Sebab dengan penerapan kurikulum merdeka diharapkan siswa memiliki pemahaman dasar seorang pancasilais.
“Dengan adanya ini kebhinekaan mereka itu akan muncul dan paham tentang budaya lokal kita dan membuat anak-anak punya dasar cinta negara,” tutup ia. (lik).



