back to top
HARIANRAKYAT.ID Mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1447 - 2025
HARIANRAKYAT.ID Mengucapkan Selamat Natal 25 Desember 2025 - dan Tahun Baru 2026 2025
BerandaBogor Raya435 Koperasi Merah Putih se Kabupaten Bogor Diluncurkan Presiden Prabowo secara Hybrid

435 Koperasi Merah Putih se Kabupaten Bogor Diluncurkan Presiden Prabowo secara Hybrid

HARIANRAKYAT.ID, BOGOR- 435 Koperasi Merah Putih (KMP) Kabupaten Bogor diresmikan Presiden Prabowo Subianto. Terdiri dari 416 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan 19 Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP). Berlangsung di Desa Hambalang, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Senin (21/7/2025).

Koperasi Merah Putih di Kabupaten Bogor resmi diluncurkan secara hybrid oleh RI Satu, berbarengan dengan kota dan kabupaten lain yang ada di Indonesia.

Hadri secara virtual, Menko Pangan, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal , Menteri Koperasi, Menteri Dalam Negeri, Ketua DPR RI, Wakil Ketua MPR RI, Ketua DPD RI, jajaran anggota DPR RI.

Turut hadir langsung Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Danrem 061 Suryakencana, Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Dandim 0621 Kabupaten Bogor, Kapolres Bogor, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Bogor.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto menyatakan dukungan penuhnya terhadap program nasional KMP sebagai bagian dari upaya memperkuat ekonomi kerakyatan. Ia meyakini KMP jadi tonggak kebangkitan ekonomi Kabupaten Bogor serta semangat baru dalam mendorong pemerataan ekonomi hingga ke pelosok desa.

“Koperasi adalah lokomotif perekonomian Indonesia. Maka Koperasi Merah Putih menjadi tonggak awal kebangkitan ekonomi. Kami di Pemerintah Kabupaten Bogor siap mensukseskan dan mendukung penuh,” tandas Rudy Susmanto.

KMP hadir dengan menjual berbagai kebutuhan pokok masyarakat, mulai dari beras, minyak goreng, telur ayam, hingga kebutuhan dapur lainnya. Namun lebih dari sekadar penyedia barang, KMP juga mengedepankan layanan sosial, termasuk penyediaan klinik kesehatan di setiap gerainya.

“Kehadiran klinik tersebut menjadi inovasi penting dalam memperluas akses layanan kesehatan masyarakat di level desa. Klinik Koperasi Merah Putih adalah tonggak awal pemerataan pelayanan kesehatan di seluruh lapisan masyarakat, termasuk di Kabupaten Bogor,” jelas Rudy.

Dirinya menekankan bahwa layanan kesehatan yang diberikan KMP akan membantu mengurangi beban fasilitas kesehatan utama seperti rumah sakit dan puskesmas. Dengan demikian, masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan ringan bisa langsung tertangani di tingkat desa tanpa perlu dirujuk ke fasilitas yang lebih besar.

“Hari ini, puskesmas belum bisa mengcover seluruh desa. Maka dengan adanya Klinik Desa Merah Putih, pelayanan masyarakat bisa dibagi dan dimaksimalkan. Ini sangat membantu,” ujar Rudy.

Sambung ia, Pemkab Bogor siap berkolaborasi dalam menyukseskan program ini demi mewujudkan pemerataan ekonomi dan kesehatan masyarakat di Kabupaten Bogor.

“Saya berharap semangat koperasi ini bisa menjadi gerakan bersama untuk memperkuat ketahanan ekonomi nasional dari akar rumput,” ujar Rudy.

Sementara itu, saat meluncurkan 80 ribu Koperasi Desa Merah Putih di Klaten jawa Tengah, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memberikan arahan, koperasi bisa memperkuat ekonomi. Ia lantas menyebut koperasi seperti lidi yang akan berguna jika jumlahnya ratusan.

“Koperasi adalah alatnya orang lemah, alatnya bangsa yang lemah, tapi konsepnya sederhana, sama dengan konsep lidi, satu lidi lemah tidak kuat, tidak ada artinya satu lidi. Tapi kalau puluhan lidi, ratusan lidi dijadikan satu, ini adalah alat yang bisa membantu kita,” ucapnya.

Prabowo melanjutkan, jadi dari lemah, lemah, lemah menjadi kekuatan. Ini adalah konsep koperasi. Dari ekonomi lemah menjadi kekuatan ekonomi yang kuat. Ini adalah konsep koperasi, konsep koperasi adalah konsep gotong royong. (din).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Komentar Terbaru
Must Read
Related News