HARIANRAKYAT.ID- Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang, Arief Wibowo, menyoroti pentingnya penguatan infrastruktur dalam penanganan banjir di Kota Tangerang. Hal tersebut disampaikannya, Rabu (6/5/2026), sebagai bagian dari perhatian terhadap sejumlah persoalan yang masih dikeluhkan masyarakat.
Arief menegaskan, salah satu aspek yang perlu menjadi perhatian serius adalah pemeliharaan embung yang telah dibangun. Menurutnya, fungsi embung sebagai penampung air harus didukung dengan perawatan optimal agar dapat bekerja maksimal saat curah hujan tinggi.
“Embung yang sudah ada harus benar-benar diperhatikan pemeliharaannya. Dari laporan warga, ini masih menjadi catatan penting,” ujarnya.
Selain itu, DPRD juga mendorong percepatan penanganan banjir di wilayah timur Kota Tangerang, khususnya melalui realisasi pengadaan lahan yang menjadi bagian dari solusi jangka panjang.
“Kita berharap tahun ini pengadaan lahan bisa terealisasi, karena proses penanganannya memang membutuhkan waktu hingga beberapa tahun ke depan,” jelasnya.
Politisi PKS ini juga menekankan pentingnya pembenahan sistem drainase, terutama pada saluran sekunder dan tersier yang menjadi titik awal aliran air saat hujan. Kondisi drainase yang tidak optimal dinilai berkontribusi terhadap genangan hingga kerusakan jalan.
“Drainase ini sangat krusial. Harus ada perhatian serius, termasuk pembaruan rencana induk drainase agar penanganannya lebih terarah,” katanya.
Lebih lanjut, ia mendorong pembentukan satuan tugas (satgas) khusus untuk memastikan konektivitas antar saluran drainase berjalan baik. Pengawasan terhadap proyek-proyek yang berdampak pada infrastruktur publik juga dinilai perlu diperketat.
“Sering kali proyek galian berdampak pada jalan. Ini harus diawasi agar setelah selesai, kondisi jalan bisa kembali seperti semula,” tegasnya.
DPRD Kota Tangerang berharap, melalui langkah-langkah tersebut, penanganan banjir dapat dilakukan secara lebih komprehensif dan berkelanjutan, sehingga mampu mengurangi dampak yang dirasakan masyarakat.(adt)



