HARIANRAKYAT.ID, KOTA KEDIRI – Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, bersama Wakil Wali Kota Kediri, KH. Qowimuddin Toha, menggelar acara buka puasa bersama (bukber) yang dihadiri oleh ribuan warga, Senin (3/3/2025).
Acara yang digelar di halaman kantor Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri ini merupakan bukber perdana di bulan Ramadan 1446 H dan berlangsung dengan penuh kehangatan serta kebersamaan.
Ribuan warga tampak memadati area halaman Pemkot Kediri untuk menyambut kegiatan tersebut. Selain Wali Kota dan Wakilnya, acara ini juga dihadiri oleh jajaran Forkopimda, Kepala OPD, anggota DPRD, TNI, Polri, Ormas, LSM, tokoh masyarakat dan agama, Linmas, atlet, seniman, Camat, Lurah, wartawan, serta masyarakat dari berbagai lapisan, termasuk tukang becak.
Dalam sambutannya, Mba Wali, sapaan akrab Wali Kota Kediri, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh masyarakat yang telah hadir di acara buka puasa bersama ini, yang sekaligus menjadi hari pertama bekerja setelah dilantik sebagai Wali Kota Kediri periode 2025-2030.
“Atas nama Pemerintah Kota Kediri, saya dan Gus Qowim mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan 1446 H. Dengan segala kerendahan hati, kami juga mohon maaf lahir dan batin. Semoga amal ibadah puasa kita diterima oleh Allah, dan kita diberikan kemudahan serta kelancaran dalam menjalankan ibadah puasa tahun ini,” ucap Mba Wali.
Pasca dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025, Mba Wali menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh masyarakat Kediri atas doa dan dukungan yang telah diberikan. Ia menambahkan, hari ini menandai hari pertama ia dan Gus Qowim bekerja sebagai pemimpin Kota Kediri dan mengungkapkan lima misi besar pemerintahan mereka.
“Lima misi pemerintahan kami adalah Maju, Agamis, Produktif, Aman, dan Ngangenin (MAPAN). Misi pertama, Maju, berarti pembangunan ekonomi dan infrastruktur yang harus terus berkembang. Kami berharap pertumbuhan Kota Kediri minimal 4-5 persen,” jelas Mba Wali.
Misi kedua, Agamis, mencakup penguatan karakter masyarakat Kediri yang religius. “Kota Kediri saat ini berada di peringkat ke-10 sebagai Kota Rukun. Harapan saya, kita bisa naik peringkat dan mencapai tingkat utama,” tambahnya.
Misi selanjutnya adalah Kota Produktif, yang fokus pada peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan ekonomi. Salah satu program yang dijalankan adalah beasiswa Bosda untuk mahasiswa S1 hingga S3 dan atlet berprestasi.
Misi keempat, Aman, berfokus pada pemerintahan yang bersih dan pelayanan yang optimal untuk menciptakan Kota Kediri yang aman, nyaman, dan tenteram.
Misi terakhir adalah Ngangenin, dengan harapan Kota Kediri menjadi kota yang selalu dirindukan oleh pengunjungnya.
“Semua misi ini hanya akan tercapai jika kita semua bergandengan tangan. Mari bersama-sama berkolaborasi untuk membangun Kota Kediri yang kita cintai ini,” tutup Mba Wali, disambut tepuk tangan meriah dari masyarakat.
Sebagai penutup, acara buka puasa bersama ini disajikan dengan 10.000 nasi bungkus daun pisang yang melibatkan UMKM Kota Kediri. Mba Wali dan Gus Qowim bersama warga berbuka puasa dengan duduk lesehan beralaskan tikar, menciptakan suasana kebersamaan yang hangat dan penuh keakraban. (lik).



