back to top
HARIANRAKYAT.ID Mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1447 - 2025
HARIANRAKYAT.ID Mengucapkan Selamat Natal 25 Desember 2025 - dan Tahun Baru 2026 2025
BerandaDaerahWakil Bupati Kediri Sebut LDII Berperan Aktif di Masyarakat

Wakil Bupati Kediri Sebut LDII Berperan Aktif di Masyarakat

HARIANRAKYAT.ID, KEDIRI – Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPD LDII) Kabupaten Kediri menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke-7 berlangsung di Pondok Pesantren Nurul Hakim, Kaliawen, Kecamatan Plemahan, Rabu (16/7/2025).

Wakil Bupati Kediri, Dewi Mariya Ulfa mengapresiasi kontribusi LDII yang selama ini telah banyak memberikan dampak positif bagi masyarakat Kediri. Ia berharap organisasi yang memiliki peran besar dalam pembinaan umat ini terus bersinergi dengan pemerintah kabupaten Kediri dalam menyelesaikan berbagai permasalahan umat, terutama di bidang pendidikan.

“LDII di Kabupaten Kediri adalah salah satu organisasi Islam terbesar dan telah banyak berperan dalam bidang dakwah, pendidikan akhlak, pengembangan masyarakat, serta berbagai program kesehatan, perekonomian, dan UMKM,” ujar Dewi Mariya Ulfa.

Ia juga menyoroti masalah kemiskinan yang masih menjadi tantangan utama. Angka kemiskinan masih berada di angka 9,95% pada tahun 2024. Salah satu faktor yang menjadi penyebab utama adalah keterbatasan akses terhadap pendidikan.

“Pendidikan adalah kunci utama untuk meningkatkan taraf hidup dan membuka masa depan yang lebih baik, Pemkab Kediri telah memilki sekolah gratis berbasis asrama, yakni SMA Darma Wanita Boarding School yang terletak di Pare dan Sekolah Rakyat Tarokan. Insya Allah Pemkab juga akan membangun Sekolah Rakyat di Sekoto yang memiliki lahan seluas 7,6 hektare,” kata Dewi

Lebih lanjut, Dewi Mariya Ulfa juga mengajak LDII untuk bersama-sama mengatasi masalah pernikahan dini dan bullying yang mengancam masa depan generasi muda.

“Dalam dua tahun terakhir, kita berhasil menurunkan angka pernikahan dini sebesar 27%. Mari bersama menciptakan ruang aman, sehat, dan inspiratif bagi anak-anak untuk tumbuh dan berkarya,” tuturnya

Sementara itu, KH Lukman Hakim, yang merupakan Ketua Dewan Penasihat LDII Kabupaten Kediri yang sekaligus tuan rumah dan pengasuh Ponpes Nurul Hakim, menyampaikan bahwa pondok yang diasuhnya telah menerapkan pendekatan pendidikan berbasis kearifan lokal, di mana santri belajar tafsir Al-Qur’an dan hadits menggunakan bahasa Jawa.

Pondok Nurul Hakim, kata dia, juga merintis SMP Karakter Budi Utomo, serta menjalin sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Kediri.

“Kami ingin mencetak santri yang tak hanya cerdas secara intelektual, tapi juga unggul dalam akhlak, karakter, dan tangguh dalam kehidupan bermasyarakat,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPW LDII Jawa Timur, KH Moch. Amruji Konawi, menjelaskan komitmen tiga peran utama LDII, yakni, pelayanan, perlindungan, dan pengembangan organisasi, sekaligus memberikan solusi terhadap isu-isu global seperti lingkungan dan energi.

“LDII tidak hanya bergerak di bidang dakwah, tapi juga hadir untuk solusi. Kita mengembangkan PLTS, green house, dan mikrohidro di berbagai ponpes, sebagai kontribusi pada energi terbarukan dan ketahanan lingkungan,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi LDII dengan ormas Islam seperti MUI, NU, dan Muhammadiyah, sebagai wujud moderasi dan kekuatan umat.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, Musda ke-7 LDII Kabupaten Kediri ini diikuti oleh 313 peserta dan 52 undangan. Mereka berasal dari pengurus PC dan PAC yang tersebar di Kabupaten Kediri.

Selain dihadiri oleh pengurus daerah dan wilayah, kegiatan ini juga dihadiri oleh Forkopimda Kabupaten Kediri, para tokoh LDII, Ketua DPW LDII Jawa Timur KH Moch. Amrodji Konawi; Ketua DPD LDII Kabupaten Kediri Agus Sukisno serta para tokoh masyarakat. (lik).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Komentar Terbaru
Must Read
Related News