back to top
HARIANRAKYAT.ID Mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1447 - 2025
HARIANRAKYAT.ID Mengucapkan Selamat Natal 25 Desember 2025 - dan Tahun Baru 2026 2025
BerandaTangerang RayaTangsel Jadi Arena Juang Karateka Dunia, Semangat Membara di Asia-Pacific Championship

Tangsel Jadi Arena Juang Karateka Dunia, Semangat Membara di Asia-Pacific Championship

HARIANRAKYAT.ID TANGSEL -Semangat membara Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menjadi medan pertempuran teknik, mental, dan sportivitas dalam ajang bergengsi 6th Asia-Pacific Hayashi-Ha Shitoryukai International Karate Championship. Helatan ini secara resmi diikuti 1000 karate yang digelar sejak 31 Juli hingga 3 Agustus 2025 di Teraskota, Serpong, Kota Tangsel.

Ketua Umum Pengurus Besar Forum Karate-Do Indonesia (PB FORKI), Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto, hadir langsung memberikan semangat. Ia menyoroti tingginya antusiasme dan semangat juang para peserta dari semua tingkatan usia.

Plakat-Ketua Umum Pengurus Besar Forum Karate-Do Indonesia (PB FORKI), Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto (kiri) menerima pelakat dari Pendiri dan Guru Besar Gabdika Shito Ryu Kai, Shihan dr. Markus Basuki.

“Spirit mereka luar biasa. Ini bukan hanya kompetisi, tapi juga pembuktian bahwa karate Indonesia mampu menjadi tuan rumah kejuaraan kelas dunia,” ujar Hadi saat pembukaan acara, Sabtu (2/8/2025).

Ia juga menegaskan pentingnya ajang seperti ini untuk menimba ilmu teknik dari berbagai negara, sekaligus mempererat hubungan persahabatan antar bangsa lewat karate.

Demikian dikatakan, Pendiri dan Guru Besar Gabdika Shito Ryu Kai, Shihan dr. Markus Basuki, menegaskan bahwa event besar seperti ini hanya bisa terwujud melalui kerja sama yang solid dan semangat kekeluargaan.

Jabat tangan-Pendiri dan Guru Besar Gabdika Shito Ryu Kai, Shihan dr. Markus Basuki berjabat tangan dengan Ketua Gabdika Pengda Banten, H.M. Salman Faris (kanan).

“Karatedo membentuk mental dan karakter. Kita harus bergandeng tangan membangun prestasi kelas dunia, tanpa melupakan nilai-nilai luhur yang ditanamkan para guru dan orang tua,” pesannya penuh makna.

Hal yang sama juga disampaikan Kepala Bidang Organisasi KONI Pusat, Mayjen TNI (Purn.) Eko Budi Supriyanto, memberikan pesan penting, bahwa  kejuaraan ini adalah bagian dari proses menuju pentas lebih tinggi, seperti SEA Games dan ASEAN Games.

Penghargaan-Kepala Bidang Organisasi KONI Pusat, Mayjen TNI (Purn.) Eko Budi Supriyanto menerima penghargaan dari Gabdika.

“Atlet harus bertanding dengan penuh percaya diri, menjunjung tinggi sportivitas dan saling menghormati. Ini tempat menguji kualitas teknik sekaligus mental,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Gabdika Pengda Banten, H.M. Salman Faris, menyatakan bahwa kepercayaan sebagai tuan rumah adalah suatu kehormatan besar. Kejuaraan ini menjadi penyemangat bagi atlet muda Tangsel untuk terus mengembangkan diri.

Penghargaan-Ketua Gabdika Pengda Banten, H.M. Salman Faris (kiri) menerima penghargaan pada ajang 6th Asia-Pacific Hayashi-Ha Shitoryukai International Karate Championship.

“Kami bangga, karena ini bukan ajang biasa. Karateka terbaik dari berbagai negara hadir di sini. Semoga jadi inspirasi untuk anak-anak karateka kita,” ucapnya.

Sedangkan Walikota Tangsel, Benyamin Davnie, menyambut hangat kehadiran seluruh peserta internasional.

Walikota Tangsel Benyamin Davnie saat menerima pemberian plakat dari Pendiri dan Guru Besar Gabdika Shito Ryu Kai, Shihan dr. Markus Basuki.

“Kami tidak hanya menjadi tuan rumah, tapi juga bagian dari perjalanan para atlet dalam mengasah kemampuan dan membentuk mental juara,” ujar Benyamin.

Disei akhir, Ketua Umum KONI Tangsel, Letkol (Purn) Hamka Handaru, menyebut bahwa event ini membawa efek ekonomi dan prestasi. Bukan hanya dari Asia Pasifik, bahkan Amerika Serikat dan Australia turut serta.

Karate-Ketua Umum KONI Tangsel, Letkol (Purn) Hamka Handaru dalam sesi wawancara dengan awak media sesuai pembukaan 6th Asia-Pacific Hayashi-Ha Shitoryukai International Karate Championship.

“Dua event digelar: Internasional dan Open Indonesia. Hotel-hotel penuh, pelaku usaha bergerak, dan atlet dari Aceh sampai Papua hadir. Ini jadi bukti bahwa olahraga bisa mendorong kemajuan kota sekaligus prestasi atlet,” tandasnya.

Sementara itu, negara-negara yang ikut bertanding diantaranya, Malaysia, Siangapura, India, Amerika Serikat, Asutralia, Jepang, Sri Lanka, Nepal dan beberapa negara lainnya. Sesi pembukaan turut menampilkan performa para atlet karateka. Para pendamping atlet, orangtua, dan pengunjung memenuhi arena pembukaan. Sebelum pertandingan dimulai prosesi sumpah dan janji atlet, serta wasit secara terbuka dibacakan. (din).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Komentar Terbaru
Must Read
Related News