back to top
HARIANRAKYAT.ID Mengucapkan Selamat Hari Buruh 1 mei 2024
HARIANRAKYAT.ID Mengucapkan Selamat Hari Buruh 1 mei 2024
BerandaNasionalRespon Cepat Ancaman Longsor di Cirendeu, BBWS Tinjau Lokasi

Respon Cepat Ancaman Longsor di Cirendeu, BBWS Tinjau Lokasi

TANGSEL-Setelah ramai di media, kondisi rawan longsor di Jalan Lembah 1 RT 04 RW 06 Kelurahan Cirendeu, Ciputat Timur Kota Tangsel petugas Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Ciliwung Cisadane, tinjau lokasi, Senin (8/08/2022).

Lurah Cirendeu Win Fadlianta mengatakan pihaknya sudah bersurat kepada BBWS pada Agustus tahun lalu, pasca longsor. Dan sudah bersurat kembali pada 8 Agustus tahun 2022 kepada BBWS. Dalam suratnya itu meminta untuk penanganan rawan longsor di lokasi.

“Pertama kami sudah mengirimkan surat, dan kedua per hari ini kami sampaikan juga surat kepada BBWS menyangkut penanganan rawan longsor. Semoga ada tindakan cepat,” ujar Win.

Mengapa perlu penanganan cepat. Mengingat saat ini tengah kemarau sehingga mudah dalam pengerjaan. Berbeda ketika musim hujan. Debit air besar sehingga bisa berdampak pada pengerjaan.

“Secepatnya harus dikerjakan karena sekarang musim kemarau sehingga pengerjaan tidak sulit dan air kali surut. Jika nanti ditunggu lama-lama pas banjir lebih bahaya lagi,” pesannya.

Demikian disampaikan oleh Ketua RT 04/06
Akhyarudin dirinya bersyukur ada petugas yang langsung tinjau lokasi. Namun demikian harapannya tak hanya meninjau saja. Tapi juga ada realisasi pengerjaan. Sebab sangat membahayakan bagi warga sekitar, longsor dan rawan anak-anak tercebur.

“Semoga tidak hanya datang, ukur dan foto saja tapi bisa dikerjakan. Kita meminta realisasinya sehingga dapat mengantisipasi longsor dan kejadian yang tidak diinginkan,” harap ia.

Dirinya menerangkan telah melayangkan surat usulan pada Juli tahun 2021 dari tingkat RT RW ke Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi Kota Tangsel, BPBD, Walikota Tangsel serta, Sekda Kota Tangsel menyangkut Kejadian longsor. Selang satu bulan tepatnya Maret ada pengerjaan dari Dinas PU Kota Tangsel.

“Saat ada pengerjaan oleh PU sempat mau menggarap bronjong. Tapi karena kewenagan ada di BBWS maka yang dikerjakan hanya bibir jalan di bagian atas,” tambah ia.

Jalan di sekitaran lokasi telah di aspal sebanyak dua kali pada tahun lalu. Namun akibat tanahnya bertebing dengan kecuraman cukup dalam sampai 24 meter, ada bagian yang telah retak-retak.

“Di bagian bawah, jalannya sudah retak-retak. Ini yang membuat kami warga resah, khawatir longsor kembali,” tegasnya.

Dirinya menceritakan panjang sepadan sungai ada 115 meter. Sebelum longsor bibir jalan ditumbuhi pohon bambu. Kini hanya bekas longsoran yang masih terlihat. Bahkan menurut ketua RT setempat di bawah bekas pohon bambu yang sudah mengering terdapat gerowongan tanah.

“Di bawah tanahnya sudah berguguran. Kalau dilihat dari sebrang kali baru terlihat,” jelasnya. (red).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Komentar Terbaru
Must Read
Related News