HARIANRAKYAT.ID-CIREBON – Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Cirebon kembali meluluskan 368 sarjana baru melalui Sidang Senat Terbuka Wisuda. Digelar di Ballroom Hotel Prima, Jalan Siliwangi No. 97, Kota Cirebon, Minggu, 8 Juni 2026.
Prosesi wisuda dipimpin langsung Rektor UNU Cirebon, Prof. Dr. Farihin Nur,M.Pd., dan dihadiri jajaran Senat Universitas, Ketua Yayasan Cahaya Putra Dr. H. Eman Suryaman, M.M. Perwakilan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Barat, Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Sakti Wahyu Trenggono, Wakil Wali Kota Cirebon Siti Farida Rosmawati,S.Pd. serta ratusan orang tua wisudawan. Turut mendampingi Menteri KKP, Dr. Prayudi Syamsuri, S.P.
Di tengah acara, UNU Cirebon juga menerima penyerahan sertifikat akreditasi dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dengan predikat Akreditasi Baik Sekali. Pencapaian ini menjadi bukti komitmen UNU Cirebon dalam menjaga mutu pendidikan tinggi.
Dalam pidato pengukuhannya, Prof. Dr. Farihin Nur, M.Pd. menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas capaian akademik para wisudawan. Ia berpesan agar lulusan UNU Cirebon menjadi agen perubahan yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga berakhlak mulia.
“UNU Cirebon berkomitmen mencetak lulusan yang cerdas, berkarakter, dan berjiwa Aswaja An-Nahdliyah. Ilmu harus diamalkan, adab harus dijaga. Hanya dengan itu kalian akan menjadi rahmat bagi semesta,” pesan Prof. Dr. Farihin Nur, M.Pd.
Sementara itu, Ketua Yayasan Cahaya Putra Dr. H. Eman Suryaman, M.M. menegaskan komitmen yayasan untuk terus mendukung pengembangan UNU Cirebon. Ia juga mengingatkan sejarah penting kampus ini:
“UNU Cirebon adalah universitas UNU yang pertama di Indonesia. Ini kebanggaan kita semua. Maka tanggung jawab kita lebih besar untuk menjaga kualitas dan marwahnya,” tambah Dr. H. Eman Suryaman, M.M.
Pada sesi orasi ilmiah, Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono menyampaikan materi terkait Program Kampung Nelayan Merah Putih. Ia menekankan peran perguruan tinggi dan lulusan muda dalam menyukseskan program tersebut untuk mensejahterakan masyarakat pesisir.
“Laut Indonesia adalah masa depan kita. Saya berharap para wisudawan UNU Cirebon, dengan bekal ilmu dan akhlak Aswaja, menjadi garda terdepan dalam menjaga laut, membangun ekonomi biru, dan mensejahterakan nelayan melalui Program Kampung Nelayan Merah Putih. Jadilah sarjana yang tidak hanya pintar, tapi juga punya nurani untuk bangsa,” tegas Sakti Wahyu Trenggono.
Wisuda kali ini menjadi bukti nyata peran UNU Cirebon sebagai pionir UNU di Indonesia dalam menyiapkan generasi penerus bangsa yang berakar pada nilai-nilai keislaman Ahlussunnah wal Jamaah sekaligus siap menjawab tantangan (fiz)



