back to top
BerandaTangerang RayaPeran Islam Inklusif Benteng Keharmonisan Berbangsa dan Bernegara

Peran Islam Inklusif Benteng Keharmonisan Berbangsa dan Bernegara

HARIANRAKYAT.ID, KOTA TANGSEL- Islam Inklusif menjadi penjaga kemajemukan berbangsa dan bernegara di Indonesia. Peran umat Islam dalam menjalani aktivitas melalui ajaran Islam Inklusif akan dapat mewujudkan keharmonisan dalam hidup.

Kepala Seksi Pendidikan Islam (Pakis) Kemenag Tangsel Doktor Abdul Rojak mengatakan Islam Inklusif tidak ada sejak Islam lahir hingga sekarang. Inklusif hanya pemaknaan dari bahas akademis.

“Itu hanya penilaian kondisi keislaman ketika di suatu daerah. Karena Islam bisa sesuai dengan zaman dan perkembangan yang ada,” imbuhnya saat menjadi narasumber dalam kegiatan Halaqah Kebangsaan Metode dan Keislaman yang Inklusif Dalam Menjawab Tantangan Dikooptasi pada Kepentingan Pragmatis, berlangsung di Masjid Al Jihad, Ciputat, Minggu (1/9/2024).

Sambung ia, sebagai penganut Islam harus memiliki sifat terbuka. Tapi buka semua agama disatukan. Jika Islam inklusif tertutup, maka tidak Rahmatan Lil Alamin, Rahmat bagi alam semesta.

“Maka harus terbuka, menerima tradisi budaya dan perkembangan zaman. Islam memiliki keterbukaan dan tidak bertentangan dengan prinsip ajaran Islam,” tukas ia.

Dirinya mengajarkan untuk hidup berdampingan bersama tetangga, lingkungan di dunia kerja dan lain sebagainya, sehingga akan damai. Dengan kata lain, Islam inklusif Islam yang moderat, atau Islam Nusantara yang mengakui perbedaan.

“Kenapa harus inklusif. Karena Islam di Indonesia berbeda-beda. Ada kelompok tekstualis atau kaku dan sebagainya. Ciri-ciri Islam inklusif menghargai perbedaan, menghormati antar sesama. Baik bahasa, budaya dan adat yang ada di Indonesia. Serta tetap berpegang teguh pada Al Qur’an dan hadits dan siap menerima kritik dari agama lain,” tutupnya. (din).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Komentar Terbaru
Must Read
Related News