HARIANRAKYAT.ID, KOTA TANGSEL- Pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) periode 2024-2029 secara resmi dilantik. Berlangsung di Ruang Blandongan, Puspemkot, Rabu (30/4/2025).
Walikota Tangsel Benyamin Davnie melantik secara langsung. Usai melantik, orang nomor satu di kota ber Motto Cerdas, Modern dan Religius itu berpesan kepada seluruh pengurus dapat menjalankan jabatannya selama lima tahun dengan amanah dan optimal. Harapannya supaya Tangsel tetap kondusif.
“Kami berharap dengan kinerja seluruh pengurus dapat berjalan amanah dengan menjalani masa jabatan selama lima tahun. Kita ciptakan saling berbagi dan melengkapi,” pesan Walikota Benyamin.
Lanjut ia, keberadaan FKUB dengan pemerintah daerah menjadi satu kesatuan. Bahkan tidak dapat dipisahkan. Sama-sama saling memiliki keterkaitan dan peran yang penting di tengah masyarakat.
“FKUB seperti pinang dibelah dua, karena saling membutuhkan. Pemkot mengatasi berbagi permasalahan dan kebutuhan masyarakat. Sementara FKUB memiliki peran bagaimana kehidupan harmonis antar umat beragama dapat tercipta,” sambung ia.
Dalam konsep pembangunan era modern, dibutuhkan kolaborasi semua unsur. Pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi dan pihak swasta, tak kalah pentingnya unsur tokoh agama. Semua itu mewujudkan tata kelola kawasan perkotaan dengan karakteristik heterogen.
“Bicara pembangunan, bicara banyak pihak. Dengan kepentingan sama, dalam berbagai sektor. Sekarang eranya multi helix yang melibatkan semua komponen masyarakat,” sambung ia.

Pada posisi itu, FKUB memiliki peran yang sangat strategis dan akan dibutuhkan sepanjang masa. Tentu tantangan dan problem pasti ada, dan itu sebagai tugas untuk diselesaikan oleh FKUB.
“Dengan tantangan dan hambatan yang ada maka untuk mencapai itu semua, warganya harus rukun. Salahsatunya rukun dalam agama. FKUB terus dinamis yang dibutuhkan. Ini modal Indonesia untuk membangun,” bebernya.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Tangsel Bani Khosyatullah mengatakan jaga kondusifitas antar umat beragama yang selama sudah bagus agar lebih bagus.
“Memang tidak gampang dengan realita di lapangan. Semua berkerja agar menjaga kerukunan antar umat beragama. Tentu jika ada problem, bagiamana mencari dan memecahkan persoalan yang ada supaya kondusifitas tetap terjaga,” jalan Bani.
Sementara itu menurut Ketua FKUB Kota Tangsel KH Ahmad Sofyan Mastas yang disampaikan oleh Sekretaris FKUB Dr Masuri setelah dilantik akan fokus pada masalah internal. Yakni bagaimana kerukunan dan kekompakan organisasi dapat terwujud. Setelah itu, melangkah bagaimana kerukunan internal antar agama juga tercipta. Puncaknya adalah mewujudkan kerukunan antar umat beragama di Tangsel sebagai miniatur Indonesia dapat dirasakan bersama.
“Makanya Tangsel sebagai penyangga ibu kota harus dijaga kerukunannya. Pertajam persamaan perkecil perbedaan. Itu yang menjadi fokus kami kedepan,” ujar Dosen Universitas Tangerang itu.
Pelantikan ini sesuai dengan Surat Keputusan Walikota Nomor: 400.8.2/Kep.426-Huk/2024, tanggal 24 Desember 2024, tentang Dewan Pembina, Dewan Penasihat dan Pengurus Harian Forum Kerukunan Umat Beragama periode Tahun 2024-2029.
Usai dilantik, Ketua FKUB Tangsel Ahmad Sofyan Mastas menandatangani berita acara pelantikan bersama Walikota Tangsel Benyamin Davnie yang disaksikan Dewan Penasehat FKUB Dr Fachruddin Zuhri, serta perwakilan Pimpinan Lembaga Keagamaan Kota Tangsel KH Hasan Mustofi. (din).



