HARIANRAKYAT.ID, TANGSEL – Pemkot Tangsel menambah 20 trayek baru angkutan umum sebagai upaya memperbaiki sistem transportasi perkotaan. Penambahan ini menjadi bagian dari implementasi Rencana Umum Jaringan Trayek (RUJT) 2025 yang telah disahkan Kementerian Perhubungan RI.
Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, menyebutkan bahwa sebelumnya hanya terdapat 13 trayek angkot eksisting. Dengan penambahan ini, total trayek akan menjadi 33 dan seluruh kendaraan wajib diperbarui sesuai standar pelayanan.
“Penambahan trayek ini untuk menjawab kebutuhan mobilitas warga dan mengatasi kemacetan. Kendaraan juga harus diperbarui agar aman dan nyaman,” ujar Pilar, beberapa waktu lalu.
Trayek-trayek baru ini akan menjangkau seluruh kawasan permukiman, pusat jasa dan perdagangan, terminal, stasiun, serta fasilitas pemerintahan. Selain menambah rute, Pemkot Tangsel juga tengah menyiapkan sistem transportasi terintegrasi antara angkot feeder dan Bus Rapid Transit (BRT), sebagai persiapan hadirnya Mass Rapid Transit (MRT) di Tangsel.
“Pesan Pak Wali Kota, yang penting transportasi publik ini nyaman, aman, sehat, mudah diakses, dan tarifnya terjangkau,” tambah Pilar.
Pemkot juga akan menggandeng perusahaan transportasi berpengalaman serta membangun halte, bus stop, dan ruang henti kendaraan di lokasi-lokasi strategis. Pengembangan ini merujuk pada sistem TransJakarta dan JakLingko sebagai model sukses transportasi perkotaan.
“Harapannya, transportasi publik di Tangsel bisa terintegrasi dan memberikan layanan optimal berdasarkan kepuasan masyarakat,” pungkas Pilar. (din).



