TANGERANG SELATAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan mulai menyoroti belum maksimalnya kontribusi aset daerah terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Salah satu yang menjadi perhatian serius adalah pengelolaan pasar tradisional yang dinilai masih tertinggal dari sisi tata kelola dan pemanfaatan teknologi.
Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, menegaskan bahwa pembenahan pasar tidak bisa lagi ditunda jika ingin mendorong peningkatan ekonomi lokal sekaligus mendongkrak pendapatan daerah.
Sejumlah pasar yang masuk dalam rencana pembenahan di antaranya Pasar Jombang, Pasar Jengkol, Pasar Serpong, Pasar Ciputat, Pasar Cimanggis, Pasar Kita, dan Pasar Gintung. Selama ini, pengelolaan pasar-pasar tersebut dinilai belum optimal, baik dari sisi manajemen maupun dukungan sistem berbasis teknologi.
“Pasar harus kita benahi secara serius. Kalau pengelolaannya rapi dan fasilitasnya baik, perputaran ekonomi akan meningkat, dan otomatis PAD ikut terdongkrak,” ujar Benyamin Davnie.
Ia mengakui, persoalan utama bukan pada minimnya aset, melainkan lemahnya pengelolaan yang membuat potensi pendapatan tidak tergarap maksimal. Kondisi ini, kata dia, harus segera dibenahi dengan langkah konkret dan terukur.
Tak hanya pasar, Pemkot juga menyoroti aset wisata daerah yang hingga kini belum dikelola secara profesional. Benyamin mendorong kolaborasi dengan pihak ketiga yang kompeten agar aset-aset tersebut bisa memberikan nilai tambah bagi daerah.
Di sisi lain, penertiban aset juga menjadi fokus penting. Pemkot melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) diminta untuk bertindak tegas terhadap pihak-pihak yang memanfaatkan aset daerah tanpa izin.
“Kalau ada yang menguasai tanpa hak, harus ditertibkan. Jangan sampai aset daerah justru dinikmati pihak yang tidak berhak,” tegasnya.
Benyamin pun meminta seluruh jajaran bergerak cepat menyelesaikan berbagai persoalan aset, mulai dari aspek legalitas hingga pengelolaan di lapangan.
Menurutnya, langkah ini bukan sekadar pembenahan administratif, melainkan strategi besar untuk memperkuat kemandirian fiskal Kota Tangerang Selatan.
Dengan pembenahan menyeluruh, Pemkot berharap pasar tradisional tidak hanya menjadi pusat aktivitas ekonomi rakyat, tetapi juga menjadi salah satu penopang utama peningkatan PAD di masa mendatang. (adv).



