Omzet Koperasi Merah Putih Cempaka Putih Tembus Rp127 Juta per Bulan, Rahasianya Jaga Hubungan Baik
Koperasi Merah Putih di Kelurahan Cempaka Putih mencatat omzet hingga Rp127 juta per bulan.
HARIANRAKYAT.Id, TANGSEL– Koperasi Merah Putih Kelurahan Cempaka Putih, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), menunjukkan perkembangan positif. Sejak diresmikan pada November tahun lalu, koperasi ini mencatat rata-rata omzet di atas Rp1,5 juta per hari.
Dikatakan Ketua Koperasi Merah Putih Kelurahan Cempaka Putih, Iwan Firdaus menuturkan, saat momen Lebaran, omzetnya melonjak hingga mencapai Rp127 juta dalam sebulan. Hal ini berkat penjualan ratusan paket sembako.
"Harga pekatnya jauh lebih murah, sehingga banyak yang order dalam jumlah banyak," ujarnya.
Menurutnya, stok barang yang stabil dan harga yang kompetitif menjadi kunci kelancaran usaha koperasi. Tiga komoditas yang paling banyak diminati adalah gas LPG, telur dan minuman air mineral.
"Selain memenuhi kebutuhan warga, koperasi juga memberikan kemudahan pembayaran bagi pelaku UMKM, seperti pedagang kue dan nasi uduk. Kami bantu dengan mengambil barang dulu, baru bayar," tambah ia.
Menurutnya, menjaga hubungan baik dengan mitra maupun para pekerja menjadi bagian penting dalam mengelola usaha koperasi.
"Orang banyak terkendala karena mereka itu enggak mengerti cara-cara mengelolanya. Hubungan baik itu maksudnya tidak usah jauh-jauh, kita namanya orang pekerja itu, kita kasih servis yang baik. Kita harus begitu, kita fair," ujar pengurus koperasi.
Ia menambahkan, sistem pembayaran yang fleksibel membantu pedagang kecil memperoleh barang dagangan meski belum memiliki modal tunai yang cukup. Menurutnya, cara tersebut juga memudahkan anggota menjalankan usahanya sehari-hari.
"Saat ini koperasi memiliki 176 anggota. Namun, pengurus belum membuka keanggotaan secara luas karena masih menyesuaikan kemampuan modal dan operasional. Hingga kini, koperasi juga belum menerima tambahan modal dari pemerintah sehingga pengembangan usaha dilakukan secara bertahap," ia merinci.
Hingga kini, pengurus masih memfokuskan pelayanan kepada 176 anggota yang telah bergabung. Keanggotaan baru belum dibuka sampai kondisi permodalan dinilai mencukupi untuk mendukung pengembangan usaha.(Cr01/din).