HARIANRANRAKYAT.ID, BOGOR -Majelis Taklim Risqon Hasanah RW 12 Perumahan Bumi Citra Asri (BCA) Tonjong, Tajurhalang, Kabupaten Bogor santuni yatim dan dhuafa. Berlangsung di Masjid Risqon Hasanah, Jumat (2/8/2024).
Santunan yatim dan dhuafa mengusung tajuk “Dengan semangat bulan Muharram kita terus berbagai tanpa memilih tanpa membedakan”.
Ketua Majelis Taklim Risqon Hasanah Ustadzah Susan Ardiana menyampaikan santunan diadakan dua kali dalam satu tahun. Pertama Bulan Muharram kedua dilaksanakan jelang Ramadan. Mereka yang mendapatkan santunan adalah warga sekitar baik yatim maupun dhuafa.
“Alhamdulillah santunan yatim dan dhuafa terlaksana dengan baik dan tertib sebanyak 44 penerima,” ucapnya.
Penerima santunan untuk yatim berupa uang berikut bingkisan makanan dan buku tulis. Demikian juga penerima kaum dhuafa diberikan paket sembako untuk mencukupi kebutuhan pokok berikut uang. Selain itu juga diberikan kepada marbot masjid serta security perumahan.
“Diberikan secara merata sesuai data yang berasal dari masing-masing RT yang ada di wilayah RW 12,” tambah ia.

Ia sampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh donatur baik warga BCA maupun yang telah menyisihkan rizkinya dari luar perumahan yang sangat peduli untuk berbagi bersama. Satu amalan yang sangat terpuji, semoga Allah SWT akan melipatgandakan pahala serta rizki yang tidak putus-putus.
“Alhamdulillah kami sampaikan kepada seluruh donatur, para dermawan yang telah menyisihkan rizkinya untuk berbagi di lingkungan perumahan BCA. Semoga bantuan yang telah disalurkan dapat membantu kebutuhan para penerima,” ia sampaikan.
Rangkaian santunan dimeriahkan Tim Qasidah Al Istiqomah dengan melantunkan lagu-lagu religi, serta Shalawat Nabi Muhammad SAW. Turut hadir perwakilan dari Polsek Tajurhalang serta Babinsa Tonjong. Serta tamu undangan dari Desa Tonjong dan lainnya.
Hadir juga Ketua RW 12 Suranto. Ketua RW menyampaikan program santunan yang diselenggarakan Majelis Taklim Risqon Hasanah dapat membantu warga yang kurang mampu. Meski nilainya tidak seberapa tapi minimal bisa menutupi kebutuhan sehari-hari.
“Dengan adanya bantuan yang dihimpun kemudian disalurkan kepada para dhuafa dan yatim bisa memberikan manfaat bagi mereka,” ucapnya.

Dirinya berharap dukungan warga dalam hal kegiatan sosial seperti yang dilakukan pengajian ibu-ibu tergabung dalam Majelis Taklim semata-mata untuk menjalin nilai-nilai positif. Selain menghidupkan sosial masyarakat, juga mendorong kepekaan untuk berbagai sesama.
“Di lingkungan aktifnya ibu-ibu sangat baik sekali sehingga masyarakat hidup, lingkungan lebih berwarna. Doanya dengan rutin menyantuni yatim dhuafa mendapatkan keberkahan untuk perumahan ini,” doanya.
Adapun pesan dari penceramah Ustadzah Umi Ratna menjelaskan fadilah sedekah serta amal baik dalam bulan Muharram untuk menyantuni yatim piatu dan dhuafa. Orang yang menyantuni anak yatim dan dhuafa hatinya akan dilembutkan. Demikian di akhirat nanti bakal di masukan ke dalam surganya Allah SWT. (din).



