SUMUT, HARIANRAKYAT.ID-Komunitas Pencinta Alam (KPA) Rumah Relawan Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara (Sumut) melaksanakan Workshop Implementasi Undang-Undang Nomor 32 tentang Lingkungan Hidup Berbasis Masyarakat. Berlangsung di Aula Kantor Desa Pahlawan pada Rabu (24/5/2023).
Kegiatan dihadiri ibu-ibu pengurus PKK Desa Pahlawan, serta para kader Posyandu. Hadir juga Kepala Desa Pahlawan, Babin Potmar, Babinkamtibmas, Kasi PMD Kecamatan Tg Tiram, KNPI, Dinas Perkim LH beserta Korlap Kebersihan Tg Tiram.
Ketua Rumah Relawan Batu Bara, Ismail mengatakan, tujuan workshop ini untuk memberikan penguatan dan pengetahuan terhadap dampak bahaya sampah yang mengandung bahan kimia. Serta dampak yang ditimbulkan terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat.
“Hari ini kita sudah bisa memilah-milah sampah, mana sampah organik dan sampah an organik. Ada juga sampah yang mengandung kimia, maka tempatkan sampah yang telah disediakan dan jangan buang sampah sembarangan. Harapannya kedepan, ibu-ibu bisa menghasilkan rupiah dari pemilahan sampah,” ucapnya.
Lanjut ia, pelaksanaan workshop ini akan berkelanjutan, dan akan dilakukan di desa-desa lain, agar masyarakat mengetahui dampak sampah terhadap lingkungan sekitar tempat tinggal.
Kabid Kebersihan dan Pertamanan, Dinas Perkim LH Kabupaten Batu Bara, Farhansyah Sembiring memberikan penegasan agar masyarakat membiasakan membuang sampah tidak sembarangan. Sebab ini akan berdampak pada kondisi lingkungan, baik di tempat tinggal atau lingkungan sekitar.
“Hindari penumpukan sampah, dan jangan buang sampah sembarangan. Buang sampah pada tempatnya. Kalau tidak situasi dan kondisi lingkungan kita akan kumuh dan akan menjadi sumber penyakit,” tandasnya. (RR/red).