back to top
HARIANRAKYAT.ID Mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1447 - 2025
HARIANRAKYAT.ID Mengucapkan Selamat Natal 25 Desember 2025 - dan Tahun Baru 2026 2025
BerandaDaerahKota Kediri, Masuk 10 Besar Kota Toleran di Indonesia, FKUB Jombang Studi...

Kota Kediri, Masuk 10 Besar Kota Toleran di Indonesia, FKUB Jombang Studi Tiru

HARIANRAKYAT.ID, KOTA KEDIRI – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Jombang, Jawa Timur, studi tiru dan silaturahmi ke FKUB Kota Kediri, berlangsung di Pondok Pesantren Wali Barokah, Selasa (8/7/2025).

Rombongan FKUB Jombang dipimpin Ketua FKUB KH. M. Munif Kusnan, serta didampingi oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Jombang, Drs. Anwar, yang mewakili Wakil Bupati Jombang.

Mereka disambut hangat oleh jajaran tuan rumah, termasuk Ketua Pondok Pesantren Wali Barokah KH. Sunarto, Wakil Wali Kota Kediri K.H. Qowimuddin Thoha, Sekretaris Kesbangpol Kota Kediri, serta Ketua FKUB Kota Kediri bersama anggota.

Dalam sambutannya ketua FKUB Kabupaten Jombang Drs. Anwar menyampaikan, Kami mewakili Pemerintah Kabupaten Jombang sangat berharap, apa yang telah diterapkan dan menjadi pengalaman di Kota Kediri, bisa kami adopsi untuk kemajuan bersama.

“Tentunya, kami akan memilih mana yang cocok dan mana yang tidak cocok. Keberhasilan yang ada di Kota Kediri akan kami terapkan, namun tetap mempertimbangkan karakteristik daerah kami,” ujar Anwar.

Ia juga menegaskan bahwa kebijakan yang akan diterapkan nanti akan disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan wilayah di Kabupaten Jombang.

“Pemilihan Kota Kediri sebagai lokasi studi tiru, menurut Anwar, didasarkan pada sejumlah keunggulan yang dimiliki Kota Kediri, termasuk keberhasilannya masuk 10 besar kota toleran”, tambahnya.

Hal ini sejalan dengan pernyataan Wakil Wali Kota Kediri K.H. Qowimuddin Thoha yang menyebutkan bahwa Kota Kediri berhasil masuk dalam daftar 10 besar kota dengan tingkat toleransi terbaik di Indonesia.

“Alhamdulillah, selama empat tahun berturut-turut, Kota Kediri masuk 10 besar kota paling toleran di Indonesia, bahkan tahun kemarin meraih peringkat ke-8,” jelasnya.

FKUB Kota Kediri dalam hal ini bertukar informasi, FKUB Jombang ingin studi tiru hal-hal apa yang bisa dilakukan dan apa yang sudah dilakukan terkait toleransi di Kota Kediri

Qowimuddin menambahkan bahwa Kota Kediri dan Jombang memiliki banyak kesamaan, mulai dari masyarakatnya yang sangat majemuk, tentu mempunyai problem yang sama, permasalahan yang sama, dan kendala yang sama. Jombang dan kota Kediri ada kesamaan yaitu sama-sama kota berbasis pondok pesantren.

“Beberapa hal bisa kita lakukan bekerja sama, termasuk kerja sama bagaimana penanganan toleransi, dan tadi sudah disampaikan untuk kita bekerja sama antar pondok pesantren”, tambahnya.

Ketua Pondok Pesantren Wali Barokah KH. Sunarto menyampaikan apresiasi dan harapan besar terhadap peran FKUB dalam menjaga keharmonisan, kerukunan dan kekompakan, khususnya antara Pemerintah Kabupaten dan Kota Kediri.

“Terutama dari FKUB, kami sangat berharap agar bisa terus menjaga kerukunan dan kekompakan antara Pemerintah Kabupaten dan Kota. Ini sangat penting untuk menciptakan suasana yang kondusif dan harmonis di tengah masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, dirinya juga menyampaikan harapan besar agar ke depan tercipta lebih banyak kerja sama dan inisiatif positif yang bisa diwujudkan bersama, sesuai dengan arahan dan harapan dari Wakil Wali Kota Kediri.

“Besar harapan kami ke depan, banyak hal-hal yang bisa dikerjakan bersama, sebagaimana harapan Bapak Wakil Wali Kota Kediri,” tambahnya. (lik).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Komentar Terbaru
Must Read
Related News