HARIANRAKYAT.ID, KOTA TANGSEL- Pelepasan atlet Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumut ke XXI di Blandongan Puspemkot Tangsel, Jumat (23/8/2024). Tim dilepas terdiri dari atlet dan pelatih, manajer serta official sebanyak 124 orang.
PON ke XXI dibuka pada 1 September dan ditutup pada 20 September 2024. Digelar di Aceh dan Sumut.
Ketua Umum KONI Tangsel Letkol Purn TNI Hamka Handaru menyampaikan KONI menjalankan tugas sesuai amanat undang-undang membina para atlet yang ada di tingkat kabupaten kota. Maka sudah selayaknya pemerintah daerah memberikan dukungan dan support kepada atlet warga Tangsel yang dipercaya untuk mewakili Banten di tingkat nasional.
“Satu kebanggan bagi kita adalah mewakili Provinsi Banten dengan mengirimkan atlet terbanyak mencapai 81 orang. Mereka sejak satu tahun ini berlatih keras dengan cabang olahraga yang ada diikuti sebanyak 28,” ujarnya.
Mereka yang dikirim adalah para juara pada Pra PON dengan minimal juara ketiga. Dengan demikian prestasi tidak dapat diragukan lagi. Jiwa sportifitas melekat pada mereka.
“Yang ikut PON mereka juara minimal ketiga pada pra PON. Kami berterima kasih kepada tim yang selalu mendampingi. Para manajer sebagai ujung tombak dan ujung tombok, semoga semua itu dibayar oleh prestasi atlet di Medan dan Aceh,” doanya.
Dirinya berpesan bagi atlet fokus bertanding dan untuk menang. Bagi peraih emas, akan terus dibina hingga juara dunia. Dirinya juga berpesan kepada Wakil Walikota Pilar Saga Ichsan yang selalu mendampingi.
“Alokasi untuk bonus jika tembus juara akan disiapkan. Saya menitipkan semangat dan saling support sesama dari Tangsel. Kita satu untuk Tangsel dan untuk Banten,” serunya.
Kepala Dispora Tangsel Mursinah menjelaskan atlet yang dilepas mewakili Banten dengan terget juara umum. “Kami berharap sukses prestasi. Ini kami harapkan, semoga kerja keras bersama KONI, pelatih dan asisten pelatih dari 28 Cabor mewakili Tangsel di Banten dan mudah-mudahan melahirkan sejarah,” jelas ia.
Sementara bonus bagi atlet ditingkat Popda dan Porkot Insya Allah dicairkan pada 2024 ini. Pemkot memberikan support baik pelatih dan atlet. “Bagaimana atlet berprestasi yang dididik sejak awal menjadi cikal bakal,” tegasnya.
Wakil Walikota Tangsel Pilar mengatakan ini kabar yang menggembirakan karena dari 124 terdiri dari 81 atlet, manajer dan office. Tangsel menjadi barometer. Kedepan akan mencetak atlet yang berprestasi. Tapi harus dilalui dengan perusahaan matang.
“Optimisme kualitas prestasi olahraga di Tangsel dalam waktu dekat bisa kita raih bukan hanya tingkat nasional tapi tingkat dunia. Tapi tergantung fokus masing-masing cabang. Sehingga menjadi favorit,” imbuhnya.
Dirinya berharap atlet kota Tangsel yang mewakili Provinsi Banten bisa mencetak prestasi. Karena barometer prestasi di Provinsi Banten ada di Kota Tangsel.
” Ini harga diri kita. PON ini urusan Pemprov Banten tapi Tangsel tidak tinggal diam karena mengawal para atlet, karena ini satu satunya cara dan harus diraih oleh atlet orang Tangsel. Itu sebabnya Indeks pembangunan manusia (IPM) tertinggi di Banten bahkan di Indonesia karena orang-orangnya hebat,” imbuhnya. (din).



