HARIANRAKYAT.ID, KOTA TANGSEL-Komunitas BANG BEN Ajah ( BBA) yang digagas Ketua BBA Abah YUS dan Sekretaris BBA Irma Waida berkerjasama dengan G & T Bang Adhi menyelengarakan lomba kicau mania yang memeprebutkan piala BANG BEN Ajah, berlokasi di Lapangan G&T Jalan Kayumanis 1 Pondok Cabe, Pamulang Minggu (8/9/2024).
Acara Turut dihadiri Walikota Tangsel Benyamin Davnie dengan sambutan kiauan murai batu saling bersahutan. Orang nomor satu di Kota Tangsel itu menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada panitia dan semua pihak yang telah bekerja keras sehingga acara ini. Sehingga dapat terselenggara dengan baik.
“Lomba burung berkicau ini bukan sekadar ajang hiburan dan kompetisi. Tetapi juga menjadi bagian dari tradisi budaya yang memiliki nilai-nilai kebersamaan, kepedulian terhadap lingkungan dan juga pengembangan hobi yang positif,” ujar Benyamin dihadapan peserta lomba.

Menurutnya di tengah perkembangan Tangerang Selatan sebagai kota modern. Hobi seperti burung berkicau memiliki peran penting dalam mendukung sektor ekonomi kreatif.
“Sebab komunitas pencinta burung memberikan kontribusi positif dengan adanya usaha-usaha pendukung seperti peternakan burung, peralatan perawatan, hingga penyelenggaraan lomba seperti hari ini,” ibuh Ben.
Tentu ini adalah bagian dari potensi ekonomi yang tidak hanya memperkuat hobi. Tetapi juga menciptakan lapangan pekerjaan dan peluang usaha baru bagi masyarakat Tangerang Selatan. Tentu sebagai pemerintah daerah sangat mendukung kegiatan seperti ini.
“Melalui berbagai program dan kebijakan, kami berupaya untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pengembangan hobi yang berpotensi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Baik melalui promosi wisata hobi maupun pemberdayaan ekonomi lokal,” sambung ia.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan berkomitmen untuk terus mewujudkan kota yang maju dan nyaman bagi seluruh warganya. Kota yang tidak hanya memiliki fasilitas yang lengkap, tetapi juga memiliki lingkungan yang sehat dan bersih. dalam konteks ini.
“Kegiatan seperti lomba burung berkicau dapat menjadi bagian dari upaya pelestarian lingkungan. Suara burung yang merdu di lingkungan kota kita menjadi simbol keharmonisan alam dengan kehidupan manusia,” bebernya.

Berbagai program yang mendukung keberlanjutan lingkungan, seperti program penanaman pohon, pengelolaan sampah yang berbasis masyarakat, hingga peningkatan ruang-ruang terbuka hijau yang bisa dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat, termasuk komunitas hobi seperti burung berkicau.
“Dengan adanya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat dan komunitas-komunitas hobi, saya yakin kita bisa mewujudkan tangerang selatan sebagai kota yang lebih hijau, lebih nyaman dan lebih maju di masa depan,” ia kembali menyampaikan.
Berharap, melalui acara ini, tidak hanya tercipta kompetisi yang sportif dan menyenangkan, tetapi juga terjalin silaturahmi dan kebersamaan yang lebih erat antarwarga. Kegiatan-kegiatan seperti ini merupakan salah satu cara untuk memperkuat hubungan sosial di tengah masyarakat yang semakin heterogen.
“Kami juga berharap komunitas pencinta burung berkicau bisa terus berkembang dan menjadi salah satu kekuatan dalam membangun kota yang lebih baik,” harapnya.
Ketua BBA Abah Yus bersama Sekretaris Irma Waida mengaku senang acara lomba terselenggara dengan baik. Tentu menurut Abah Yus berkat kerjasama dengan G & T Enterprise yang di ketuai Adhi serta seluruh mayarakat yang ikut berpartisipasi dalam lomba ini.
“Terima kasih acara berjalan dengan lancar dan sangat menyenangkan. Selain menyambung silaturahmi juga mewadahi masyarakat yang hobi memelihara burung untuk menghasilkan berbagai jenis burung berkualitas dengan suara merdu,” ujarnya. (din).



