back to top
BerandaDaerahKA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, KAI Minta Maaf

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, KAI Minta Maaf

HARIANRAKYAT.ID, MADIUN — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan. Hal ini akibak anjloknya KA Bangunkarta di Emplasemen Bumiayu, wilayah Daop 5 Purwokerto, Senin (6/4/2026) sekitar pukul 14.15 WIB.

Peristiwa tersebut melibatkan tiga rangkaian kereta yang anjlok di kilometer 312+1, tepatnya pada wesel 21A dan 21B. Akibat kejadian ini, jalur kereta api di lokasi untuk sementara tidak dapat dilalui, baik dari arah hulu maupun hilir.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan pihaknya saat ini terus berkoordinasi dengan Daop 5 Purwokerto guna memastikan keselamatan perjalanan serta percepatan penanganan di lokasi kejadian.

“KA Bangunkarta merupakan kereta dengan keberangkatan awal dari wilayah Daop 7 Madiun, yakni relasi Jombang–Pasar Senen. Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan akibat gangguan ini,” ujarnya.

Meski terjadi anjlokan, dipastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Seluruh penumpang KA Bangunkarta dilaporkan selamat dan dalam kondisi aman.

Untuk menjaga keselamatan dan kelancaran operasional, KAI melakukan rekayasa pola operasi dengan mengalihkan rute sejumlah perjalanan kereta api yang melintasi jalur terdampak. Beberapa kereta yang mengalami perubahan rute di antaranya:

KA Gaya Baru Malam Selatan relasi Pasar Senen–Surabaya Gubeng dialihkan melalui jalur Prupuk–Tegal–Semarang Tawang–Solo Balapan.

KA Bangunkarta relasi Pasar Senen–Jombang dialihkan melalui Cirebon–Semarang Tawang–Solo Balapan.

KA tambahan Gambir–Surabaya Gubeng dialihkan melalui Cirebon–Semarang Tawang–Surabaya Pasar Turi.

KA Bima relasi Gambir–Surabaya Gubeng dialihkan melalui Cirebon–Semarang Tawang–Solo Balapan.

KA Jayakarta relasi Surabaya Gubeng–Pasar Senen dan sebaliknya dialihkan melalui Solo Balapan–Semarang Tawang–Cirebon.

KA Gajayana relasi Gambir–Malang juga mengalami pengalihan melalui Cirebon–Semarang Tawang–Solo Balapan.

Tohari menambahkan, KAI akan terus memberikan informasi terbaru kepada pelanggan melalui kanal resmi serta mengimbau penumpang untuk tetap tenang dan mengikuti arahan petugas di lapangan.

“Kami berkomitmen melakukan penanganan secara maksimal agar perjalanan kereta api dapat kembali normal secepat mungkin, tanpa mengesampingkan aspek keselamatan,” tegasnya.

KAI Daop 7 Madiun berharap masyarakat memahami situasi yang terjadi dan tetap mempercayakan layanan transportasi kereta api sebagai moda yang aman dan andal. (lik).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Komentar Terbaru
Must Read
Related News