Jelang Aksi Tanam Serentak, Ratusan Anggota KWT Tangsel Belajar Budidaya Terong dan Cabe
Sebanyak 57 Kelompok Wanita Tani (KWT) dari tujuh kecamatan di Kota Tangsel mengikuti pelatihan budidaya terong unggu dan cabai rawit merah. Berlangsung di Kawasan Pertanian...
Sebanyak 57 Kelompok Wanita Tani (KWT) dari tujuh kecamatan di Kota Tangsel mengikuti pelatihan budidaya terong unggu dan cabai rawit merah. Berlangsung di Kawasan Pertanian Terpadu, Serpong, Rabu (20/8/2025).
\n\n\n\nKegiatan ini dengan melibatkan hampir 200 peserta dari 57 KWT sebagai bagian dari rangkaian perayaan HUT RI ke-80.
\n\n\n\nKepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Tangsel, Yepi Suherman, menyampaikan bahwa aksi tanam serentak ini menjadi bukti kesiapan para KWT dalam mendukung program Presiden Prabowo Subianto Astacita serta Walikota Tangsel Benyamin Davnie.
“Gerakan penanaman serentak ini dilakukan di tujuh kecamatan dengan varietas baru terong dan cabai yang disuport oleh Tanah Merah, perusahaan yang berlokasi di Purwakarta. Ini sekaligus menjadi uji coba apakah varietas tersebut cocok berkembang di Tangsel,” ujarnya.
\n\n\n\nYepi menambahkan, sedikitnya 1.000 bibit cabai dan terong disalurkan ke 57 KWT. Dengan perhitungan sederhana, satu pohon cabai dapat menghasilkan sekitar ¼ kilogram sekali panen. Dari 200 bibit, potensi hasilnya bisa mencapai 40 kuintal. Sementara panen terong ditaksir mencapai 1 ton. Hasil panen pertama diproyeksikan pada Desember 2025, dan akan dipamerkan lebih dulu dalam rangkaian HUT Tangsel.
\n\n\n\nSelain bibit, bantuan berupa pupuk kompos, media pembibitan, dan perlengkapan lain juga diberikan melalui dukungan para camat.
\n\n\n\n“Semangat dan yakin, Tangsel bisa menjadi kota ketahanan pangan ke depan,” tegas Yepi.
\n\n\n\nKetua Forum KWT Tangsel, Agustin, menambahkan bahwa kegiatan tanam serentak ini merupakan program kerja keempat Forum KWT pada tahun 2025. Varietas yang digunakan adalah terong M72 dan cabai Juwita 25.
\n\n\n\n“Setelah panen nanti, akan ada festival bazar di Pemkot Tangsel. Kami bukan hanya menjual hasil panen, tapi juga membuka bazar olahan pascapanen sebagai bentuk kemandirian KWT,” jelas Agustin.
\n\n\n\nIa juga menuturkan, pada 13 September mendatang, tanam serentak akan digelar dengan melibatkan total 73 KWT se Tangsel, meski saat ini baru 57 KWT yang ikut serta.
\n\n\n\nTak hanya pelatihan teknis budidaya, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan lomba semarak HUT RI ke-80, yakni merangkai buket sayuran segar hasil tanam KWT yang nantinya bisa dipasarkan ke Organisasi Perangkat Daerah. Tim penilai Kepala DKP3 Tangsel Yepi Suherman, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Setu, Dika Meylanasari dan Ketua Forum KWT Tangsel Agustin.
\n\n\n\nDengan sinergi pemerintah, swasta, dan para petani wanita, Tangsel menargetkan gerakan ini menjadi tonggak ketahanan pangan kota sekaligus pemberdayaan ekonomi keluarga. Turut hadir tamu undangan PKK Tangsel serta Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Tangsel. (din).
\n