Stop Tawuran Pelajar Tangsel, Dorong Budaya Damai dan Prestasi
Talk show bertajuk “Stop Tawuran: Dari Emosi Menuju Prestasi” di Tangerang Selatan mengajak pelajar mengendalikan emosi, memperkuat komunikasi, dan menyelesaikan konflik melalui dialog.
HARIANRAKYAT.ID Tangerang Selatan – Upaya pencegahan tawuran pelajar terus digencarkan melalui kegiatan edukatif. Salah satunya melalui Talk Show bertajuk "Stop Tawuran: Dari Emosi Menuju Prestasi" dengan tema "Belajar Nyaman, Bangun Prestasi dan Jaga Persaudaraan."
Para narasumber mengajak para pelajar untuk mampu mengendalikan emosi, membangun komunikasi yang baik, serta menyelesaikan setiap persoalan melalui dialog dan musyawarah. Selain itu, peserta juga didorong untuk mengembangkan potensi melalui kegiatan positif, seperti organisasi, olahraga, seni, dan berbagai ajang kompetisi yang mampu melahirkan prestasi.
Hadir sebagai narasumber dalam talk show Nur Hafiz Kholis Fidon, Asep Saifulloh, Hidayatullah dan Gabriel Miracle. Para pemateri berharap pelajar dapat menjadi pelopor perdamaian di lingkungan sekolah serta mampu menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman, dan kondusif.
"Kegiatan ini bertujuan membangun kesadaran generasi muda agar menjauhi kekerasan serta mengutamakan prestasi sebagai bekal masa depan," ujar H Fidon, Sabtu (25/7/2026).
Fidon menyampaikan closing statement yang disambut antusias oleh para peserta melalui sebuah pantun.
"Jalan-jalan ke Tangerang Selatan, singgah sebentar ke Kampung Utan.Daripada kita tawuran, lebih baik jalin persaudaraan," cakep jawab peserta yang hadir.
Demikian dikatakan Asep Saifulloh bahwa tawuran tidak pernah menjadi solusi atas setiap permasalahan.
"Konflik yang berawal dari ejekan, kesalahpahaman, atau emosi sesaat justru dapat berujung pada tindak kekerasan yang merugikan diri sendiri, keluarga, sekolah, bahkan masyarakat," sambung ia.
Demikian dikatakan, Hidayatullah lewat komitmen bersama, stop tawuran dari emosi menuju prestasi. Belajar nyaman, bangun prestasi dan jaga persaudaraan. Tawuran bukan solusi, prestasi adalah jalan menuju masa depan.
"Perbedaan bukanlah alasan untuk bermusuhan. Persaudaraan, saling menghormati dan semangat meraih prestasi merupakan fondasi penting dalam membangun generasi muda yang berkarakter," tegasnya.
Gabriel Miracle berharap melalui kegiatan ini d
para pelajar semakin termotivasi untuk menjadi agen perdamaian di lingkungan sekolah.
"Terpenting mereka bisa membuktikan bahwa prestasi jauh lebih membanggakan daripada tawuran,"tutupnya. (*).