HARIANRAKYAT.ID, KOTA KEDIRI – Ribuan santri dan warga Nahdlatul Ulama (NU) memadati kawasan Taman Tirtoyoso, Minggu (2/11/2025). Mereka turut serta dalam ajang Jalan Sehat Santri Sarungan memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2025 di Kota Kediri.
Sejak pukul 06.00 WIB, suasana pagi di kawasan Taman Tirtoyoso tampak semarak. Para peserta mengenakan kain sarung khas santri, sementara bendera dan atribut NU menghiasi area taman. Kegiatan ini diikuti oleh berbagai kalangan, mulai dari santri pondok pesantren, warga NU, hingga masyarakat umum.
Peserta menempuh rute sejauh 4 kilometer dengan titik start dan finis di Taman Tirtoyoso. Selain kegiatan jalan sehat, panitia juga menghadirkan pameran UMKM Santri Sarungan yang menampilkan beragam produk karya warga Nahdliyyin Kota Kediri.
Ketua PCNU Kota Kediri, KH. Abu Bakar Abdul Jalil atau yang akrab disapa Gus Ab, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara Pemerintah Kota Kediri dengan PCNU Kota Kediri.
“Panitia menyiapkan sekitar 10.000 kupon, dan alhamdulillah yang hadir delapan ribuan peserta, kegiatan ini juga diikuti oleh Forkompinda Kota Kediri,” ujar Gus Ab.
Lebih lanjut, Gus Ab menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan Hari Santri di Kota Kediri masih akan berlanjut hingga beberapa hari ke depan.
“Insya Allah tanggal 9 nanti akan ada senam Fatayat, touring religi, ziarah makam, dan ditutup dengan kegiatan mancing bersama,” katanya.
Menanggapi sejumlah musibah yang baru-baru ini terjadi, Gus Ab juga menyoroti pentingnya evaluasi terhadap pembangunan di lingkungan pondok pesantren. Ia mengapresiasi langkah Kementerian PUPR yang telah memberikan pelatihan terkait standar konstruksi bangunan kepada sejumlah pesantren.
“Perlu ada evaluasi terhadap pondok pesantren yang sedang melakukan pembangunan. Konstruksi bangunannya harus kuat agar tidak menimbulkan musibah serupa di kemudian hari,” pungkasnya.
Melalui kegiatan ini, PCNU Kota Kediri berharap peringatan Hari Santri Nasional dapat menjadi momentum untuk memperkuat semangat para santri dalam berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan negara. (lik).



