back to top
HARIANRAKYAT.ID Mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1447 - 2025
HARIANRAKYAT.ID Mengucapkan Selamat Natal 25 Desember 2025 - dan Tahun Baru 2026 2025
BerandaDaerahDinkes Kota Kediri Targetkan Zero Stunting, Turun Diangka 7 Persen pada Rangkaian HAN...

Dinkes Kota Kediri Targetkan Zero Stunting, Turun Diangka 7 Persen pada Rangkaian HAN ke 40

HARIANRAKYAT.ID, KOTA KEDIRI- Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) ke 40 tahun 2024, pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Kesehatan menggelar makan bersama balita untuk mencegah stunting.

Acara diikuti  370 peserta, terdiri dari balita dan pendampingnya. Diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya gizi yang baik bagi anak-anak. Acara digelar di Sport Center Ngronggo Kota Kediri, Kamis (25/7/2024).

Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri dr Muhammad Fajri Mubasysyir mengatakan rangkaian kegiatan HAN tahun 2024 ini meliputi lomba pengukuran antropometri oleh kader, lomba senam cuci tangan, lomba penyuluhan kesehatan oleh siswa-siswi tingkat SD se Kota Kediri.

“Kegiatan dilaksanakan mulai tanggal 23 hingga 25 Juli 2024. Dasar pelaksanaan kegiatan ini juga mengacu Peraturan Presiden Nomor 72 tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting. Juga sosialisasikan makanan bergizi yang seimbang dari protein pada ibu dan balita,” ujarnya. 

Saat ini stunting masih menjadi tugas besar bagi semua untuk  dituntaskan. Sesuai target nasional angka stunting harus dibawa angkat 14 persen. 

“Perlu diketahui bahwa Kota Kediri untuk tingkat nasional sudah mengalami penurunan angka stunting sebesar 7 persen, sesuai arahan presiden bahwa perlu terus diupayakan sampai zero stunting,” bebernya.

Lanjut ia, hal ini menunjukkan bahwa Kota Kediri sudah dibilang memenuhi target zero stunting. Saat ini, data untuk tiga kecamatan  di Kota Kediri sendiri yang masih terindikasi stunting untuk balita di bawah umur dua tahun sekitar 700.

“Untuk menurunkan angka stunting yang sudah dilakukan Dinas kesehatan Kota kediri, kita memberikan tablet penambah darah ke anak-anak remaja, pengecekan dan pendampingan ibu hamil oleh kader, pemerikasaan USG di puskesmas, kemudian pada saat persalinan jika ada kasus stunting kita berikan makanan tambahan,” tutupnya. (lik).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Komentar Terbaru
Must Read
Related News