HARIANRAKYAT.ID, KOTA TANGSEL- Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) Pelajar ke VIII Kota Tangerang Selatan dibuka. Diikuti 200 peserta dari tingkat SD hingga SMA di Kota Tangsel yang berlangsung di Yayasan Permatasari Sekolah Cikal Harapan BSD Serpong Tangsel Selasa (17-19/12/2024).
Walikota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan MTQ sebagai momentum penting menanamkan nilai Al Qur’an untuk generasi kedepan. Sudah 8 tahun MTQ pelajar Tingkat Kota Tangsel diselenggarakan. Tahun ini sedikitnya 200 peserta berasal dari tingkat SD hingga SMA se Kota Tangsel.
“Terima kasih kepada Yayasan Permatasari. Ini hanya diselenggarakan di Tangsel. Terget kami mencetak generasi islami sesuai dengan motto religius,” ujar Benyamin di dampingi, Ketua Harian LPTQ Tangsel Dr KH Sobron Zayyan, Sekretaris LPTQ Tangsel Ustad Ahmad Syarif Hidayat, dan Kabag Kesra Tangsel Hj Rizkiyah serta dan Ketua Panitia Chaerudin serta jajaran pengurus LPTQ seperti Dr Abdul Rojak.
Ia katakan terjadi paradoks di lingkungan sekolah bahwa telah dibuat aturan agar anak-anak tertib dan teratur dalam berbagai aspek. Tapi disisi lain terjadi degradasi perangkat (internet) yang terjadi belakangan ini dan manyak menelan korban.
“Maka dibuatlah MTQ pelajar dengan harapan saat dewasa nanti, ada diantara mereka menjadi Walikota, direktur, pejabat dan presiden dalam hatinya tertanam nilai-nilai Al Qur’an. Kalian adalah generasi penerus dalam perubahan di masa depan,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua Umum LPTQ Tangsel Bambang Noertjahjo mengatakan LPTQ senantiasa mencoba menggali potensi tingkat pelajar Tangsel. MTQ pelajar merupakan kebijakan lokal yang tidak ada di kota kabupaten se Provinsi Banten.
“Ini membuktikan keseriusan motto cimore. Diharapkan dari kegiatan MTQ ini dapat dihasilkan bibit unggul dan dapat mengurangi tindak kriminalitas pelajar,” jelasnya.
Melalui tema “Dengan MTQ Pelajar VIII Tingkat Kota Tangsel 2024, Kita Gali Potensi, Minat dan Bakat Pelajar Menuju Generasi Religius dan Berakhlak Mulia,”
Ketua Dewan Pembina Yayasan Permatasari Yeti Mari’e Muhammad menyampaikan dalam rangka pembukaan MTQ ke 8, pihaknya merasa terhormat menjadi bagian dalam MTQ ini.
“Kami bukan sebagai tuan rumah tapi kami dapat mendukung yang memberikan dampak positif bagi generasi bidang pembelajaran dan penghayatan Al Qur’an,” ucapnya.
MTQ merupakan program unggulan yang hanya di Kota Tangsel. Tentu ini menjadi sarana untuk melahirkan generasi Qur’an. “Bukan hanya kompetisi tapi lahir pemimpin bangsa yang berbudi luhur berakhlak mulia,” tambah ia.
Turut hadir Taufik Ismail yang membacakan puisi Balada Nabi Muhammad SAW. Serta rangkaian acara pembukaan seperti tari Saman dan lain-lain. Kegiatan MTQ berlangsung Selasa hingga Kamis dengan berbagai cabang lomba, marawis, tahfidz dan lain-lain. Juga terdapat bazar yang berada di dekat panggung utama dan sumpah dewan hakim oleh Walikota Tangsel Benyamin Davnie. (adv).



