Media Sahabat Rakyat Versi penuh
Stock and Market

BEI Minta Penjelasan Emiten Raffi Ahmad (RANS) Soal Kisruh Carnival

Oleh Redaksi 03 Nov 2026 21:40 2 menit baca

EmitenTrust.com - PT Rans Entertainment Indonesia Tbk (RANS), emiten milik Raffi Ahmad, akhirnya memberikan penjelasan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait polemik penyelenggaraan RANS Carnival Yogyakarta. Perseroan membenarkan adanya sejumlah pengisi acara yang batal tampil, tetapi membantah terlibat dalam dugaan pengerahan warga dengan imbalan uang.

Klarifikasi tersebut disampaikan melalui surat tanggapan atas permintaan penjelasan BEI nomor S-13702/BEI.PP2/11-2026 tertanggal 2 November 2026. Permintaan itu muncul menyusul pemberitaan media massa mengenai polemik RANS Carnival Yogyakarta yang berlangsung pada 31 Oktober hingga 1 November 2026 di Sleman.

Dalam keterangannya, RANS mengakui bahwa sejumlah musisi yang sebelumnya dijadwalkan tampil tidak dapat berpartisipasi berdasarkan pertimbangan masing-masing pihak. Perseroan menghormati keputusan tersebut dan melakukan penyesuaian terhadap susunan pengisi acara maupun rangkaian kegiatan.

Meski demikian, RANS menegaskan kegiatan tersebut tetap berlangsung selama dua hari sesuai jadwal, dengan konsep yang lebih sederhana. Acara tetap melibatkan musisi lokal, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta komunitas kreatif di Yogyakarta.

Salah satu poin yang menjadi perhatian BEI adalah dugaan pengerahan warga dengan imbalan Rp50.000 sebagaimana informasi yang beredar melalui pemberitaan dan pesan WhatsApp.

Menanggapi hal tersebut, manajemen RANS secara tegas membantah keterlibatan perseroan. RANS menyatakan tidak pernah menginstruksikan, menginisiasi, maupun mendanai pengerahan warga dengan imbalan uang.

Perseroan juga menegaskan tidak memberikan instruksi kepada pihak kepolisian, perangkat kelurahan, perangkat desa, maupun pihak lainnya untuk melakukan kegiatan tersebut.

Dalam penjelasannya, RANS menyebut RANS Carnival Yogyakarta merupakan kegiatan hiburan gratis yang terbuka bagi masyarakat.

Terkait dampak polemik terhadap kondisi keuangan, RANS menyatakan masih melakukan evaluasi atas penyesuaian acara, termasuk pendapatan dan beban penyelenggaraan yang telah maupun akan ditanggung perseroan.