News and Education Versi penuh
Banten

Andra Soni Buka Karpet Merah buat Pemuda Banten Berkarya

Oleh Adm 28 Oct 2026 09:18 3 menit baca

HARIANRAKYAT.ID, BANTEN – Gubernur Banten Andra Soni meminta seluruh pemangku kepentingan membuka ruang seluas-luasnya bagi generasi muda untuk berkarya dan berinovasi.

Pemuda harus diberi kesempatan untuk menunjukkan kemampuan, bukan sekadar menjadi penonton di tengah persaingan global.


Pesan itu disampaikan Andra Soni saat membuka kegiatan Karya, Pentas Seni, Unjuk Kebolehan, Prestasi, serta Dialog Pemuda dan Olahraga (Karnipora) dalam rangka peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 tingkat Provinsi Banten di halaman Kantor Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Banten, Kota Serang, Selasa (27/10/2026).


“Saya menginstruksikan kepada seluruh pemangku kepentingan di Banten untuk memberikan ruang selebar-lebarnya bagi pemuda untuk berkarya,” tegas Andra.


Menurutnya, semangat Sumpah Pemuda tidak boleh berhenti sebagai seremoni tahunan. Persatuan dan kolaborasi generasi muda justru semakin dibutuhkan untuk menghadapi tantangan global yang kian kompleks.


Andra menilai, pemuda merupakan motor penggerak persatuan bangsa. Karena itu, generasi muda perlu dibekali kesempatan untuk mengembangkan potensi, berinovasi, serta berkontribusi nyata bagi masyarakat.


“Dengan situasi global saat ini, kita membutuhkan persatuan. Pemuda merupakan motor penggerak dari persatuan tersebut,” ujarnya.


Dalam kegiatan tersebut, Andra juga menyerahkan penghargaan kepada sejumlah pemuda berprestasi di Banten. Ia kemudian meninjau stan pameran dan berinteraksi dengan para wirausaha muda yang memamerkan berbagai produk inovasi lokal.


Tak sekadar melihat-lihat, Andra juga membeli sejumlah produk karya anak muda Banten. Langkah itu menjadi bentuk apresiasi terhadap kreativitas dan semangat kewirausahaan generasi muda.


Namun, Andra mengingatkan, penghargaan bukanlah tujuan akhir dari sebuah karya. Hal terpenting adalah manfaat yang bisa diberikan kepada masyarakat dan lingkungan sekitar.


“Penghargaan bukanlah tujuan utama, melainkan kebermanfaatan. Setiap karya yang dihasilkan diharapkan bermanfaat, baik bagi pemuda itu sendiri maupun lingkungan sekitar,” tuturnya.


170 Peserta Ikuti Lomba Wirausaha Muda
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Banten Ahmad Syaukani memaparkan sejumlah program pembinaan kepemudaan yang telah dilaksanakan sejak Juli hingga Oktober 2026.


Program tersebut meliputi seleksi Wira Sena Youth Camp yang mengirimkan empat pemuda terpilih ke Jakarta, seleksi Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN) ke Jepang, serta lomba wirausaha muda.


Khusus lomba wirausaha muda, kegiatan itu diikuti 170 peserta dan menghasilkan 29 finalis. Program tersebut diharapkan menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan kreativitas sekaligus kemampuan membangun usaha.


“Kami telah melaksanakan beberapa kegiatan, antara lain seleksi Wira Sena Youth Camp dengan mengirimkan empat pemuda terpilih ke Jakarta, seleksi Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN) ke Jepang, serta lomba wirausaha muda yang diikuti 170 peserta dan menghasilkan 29 finalis,” jelas Ahmad Syaukani.


Salah satu penerima penghargaan Pemuda Berprestasi, Sanjayadi, 29, membuktikan bahwa kreativitas anak muda bisa dikembangkan menjadi usaha produktif.


Pemuda asal Kecamatan Walantaka, Kota Serang, tersebut sukses mengembangkan pembibitan buah alpukat menggunakan sistem okulasi.


Saat ini, Sanjayadi membudidayakan alpukat di lahan seluas setengah hektare untuk memenuhi kebutuhan pasar di Kota Serang.


“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi saya untuk bekerja lebih keras lagi. Saat ini, saya sedang membudidayakan alpukat di lahan seluas setengah hektare untuk memenuhi kebutuhan pasar di Kota Serang,” ungkapnya.


Kisah Sanjayadi menjadi gambaran bahwa dukungan terhadap pemuda tidak cukup hanya melalui penghargaan. Akses pengembangan usaha, ruang berinovasi, dan kesempatan menembus pasar juga menjadi bagian penting agar kreativitas generasi muda menghasilkan manfaat ekonomi.


Semangat Sumpah Pemuda pun diharapkan tidak berhenti pada slogan persatuan. Lebih dari itu, momentum tersebut menjadi pengingat bahwa masa depan Banten dan Indonesia turut ditentukan oleh seberapa besar ruang yang diberikan kepada generasi muda untuk berkarya dan berkontribusi. (din).

Topik terkait
Andra Soni Pemprov Banten Hari Sumpah Pemuda 2026 Karnipora Banten Pemuda Berprestasi Dispora Banten Wirausaha Muda Sanjayadi Kota Serang