back to top
HARIANRAKYAT.ID Mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1447 - 2025
HARIANRAKYAT.ID Mengucapkan Selamat Natal 25 Desember 2025 - dan Tahun Baru 2026 2025
BerandaTangerang RayaRapat Penguatan Informasi Kewaspadaan Dini Masyarakat Digelar di Tangsel

Rapat Penguatan Informasi Kewaspadaan Dini Masyarakat Digelar di Tangsel

HARIANRAKYAT.ID, TANGSEL — Badan Kesbangpol Kota Tangsel menggelar Rapat Penguatan Informasi Kewaspadaan Dini Masyarakat. Berlangsung di Grand Zuri BSD, Rabu (12/11/2025).

Kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber, Komandan BIN Wilayah Tangsel Kolonel Inf Sunarko, Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Tangsel Dr. H. Fachruddin Zuhri, dan Kanit Intelkamsus Polres Tangsel, Ipda Indra Permana.

Rapat dibuka Asisten Daerah I, H. Chaerudin menegaskan FKDM merupakan wadah penting untuk memperkuat komunikasi dan sinergi antara aparat keamanan, pemerintah, dan masyarakat. Informasi yang cepat dan akurat menjadi kunci pencegahan potensi gangguan. Melalui Tim Responsif di kecamatan dan kelurahan, bergerak cepat menangani berbagai persoalan, seperti banjir, longsor, hingga PJU padam.

“Kami ingin seluruh unsur dapat terus mempererat persaudaraan dan kebersamaan demi stabilitas sosial di Tangsel,” ujarnya.

Komandan BIN Wilayah Tangsel Kolonel Inf Sunarko mengulas Peningkatan Literasi Intelijen Masyarakat untuk Penguatan Kewaspadaan Dini. Ia menekankan bahwa literasi intelijen adalah kemampuan mengumpulkan, menganalisis, mengevaluasi.

“Memanfaatkan teknologi baru dalam analisis informasi serta memahami budaya dan etika digital, termasuk penyebaran informasi yang bertanggung jawab,” uranya.

Sunarko menegaskan bahwa literasi intelijen yang baik akan membantu masyarakat dan organisasi dalam membuat keputusan yang lebih akurat dan komprehensif.

Ketua FKDM Tangsel, Dr. H. Fachruddin Zuhri, menjelaskan teknik deteksi dini yang dapat ditempuh melalui pendekatan teknologi, pemantauan data, kolaborasi masyarakat, hingga peningkatan literasi.

Dalam pelaporan potensi gangguan, ia menekankan pentingnya format 5W+1H agar informasi dapat ditindaklanjuti dengan cepat. Fachruddin juga mengingatkan pentingnya kepekaan sosial dan kewaspadaan pada kegiatan-kegiatan tertutup yang berpotensi menimbulkan gangguan.

Narasumber ketiga, Ipda Indra Permana, memaparkan dinamika keamanan yang menjadi perhatian kepolisian, seperti pengawasan orang asing, isu napiter, dan aliran kepercayaan. Ia juga membahas kasus aktual di Tangsel, termasuk sengketa tanah serta persoalan aset jalan umum yang belum diserahkan pengembang kepada pemerintah.

Kapolres Tangsel, kata Indra, juga telah mengeluarkan kebijakan pelarangan pertandingan sepak bola tarkam karena kerap memicu konflik.

“Warga harus tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, dan saling menjaga keamanan lingkungan,” tegasnya. (rls).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Komentar Terbaru
Must Read
Related News