back to top
HARIANRAKYAT.ID Mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1447 - 2025
HARIANRAKYAT.ID Mengucapkan Selamat Natal 25 Desember 2025 - dan Tahun Baru 2026 2025
BerandaDaerahDisperindag Kota Kediri Sebut, Hasil Cek Lapangan tak Terbukti BBM Campur Air

Disperindag Kota Kediri Sebut, Hasil Cek Lapangan tak Terbukti BBM Campur Air

HARIANRAKYAT.ID, KOTA KEDIRI – Pemerintah Kota Kediri memastikan isu bahan bakar minyak (BBM) tercampur air, sempat ramai diperbincangkan di media sosial tidak benar. Hingga kini, tidak ditemukan bukti adanya peredaran BBM bermasalah di wilayah Kota Kediri.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Kediri, M. Ridwan, mengatakan telah melakukan pemantauan langsung ke sejumlah SPBU dan bengkel di Kota Kediri.

“Langkah itu untuk memastikan kualitas BBM yang beredar aman dan sesuai standar,” ujarnya.

Kadisperindag, menyampaikan usai talk show menanggapi isu dugaan BBM tercampur air yang sempat menimbulkan keresahan di masyarakat. Berlangsung di Bengkel Yamaha Mataram Sakti, Jalan Ahmad Dahlan, Kelurahan Ngampel, Kecamatan Mojoroto, pada Senin (10/11/2025).

Turut hadir, Kepala UPT Perlindungan Konsumen Disperindag Provinsi Jawa Timur, perwakilan Pertamina, Kanit Pidsus Polres Kediri Kota, serta pengelola Bengkel Mataram Sakti.

“Informasi yang kami terima dari bengkel menyebutkan tidak ada kasus spesifik yang menunjukkan BBM Pertamina bermasalah. Memang ada peningkatan kendaraan yang diservis, tetapi sifatnya beragam,” jelas Ridwan.

Ridwan menambahkan, hasil pemantauan menunjukkan bahwa peningkatan aktivitas servis kendaraan di sejumlah bengkel tidak berkaitan langsung dengan kualitas BBM.

“Setelah kami lakukan pemeriksaan, tidak ada bukti bahwa peningkatan tersebut disebabkan oleh masalah pada BBM milik Pertamina,” ujarnya.

Sementara itu, Khusnul Mubarok, Pimpinan Cabang Bengkel Mataram Sakti Kediri, membenarkan adanya peningkatan jumlah kendaraan yang melakukan servis dalam dua minggu terakhir. Namun, ia menegaskan bahwa peningkatan tersebut bukan disebabkan oleh BBM bermasalah.

“Peningkatan jumlah servis kendaraan sekitar 30 persen dalam dua minggu terakhir, tetapi tidak ada yang mengarah langsung ke masalah BBM. Biasanya hal ini terjadi karena servis rutin atau faktor lain, seperti pemakaian,” ungkap Khusnul.

Ridwan menegaskan, Pemerintah Kota Kediri bersama seluruh stakeholder akan terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat guna mencegah penyebaran informasi yang tidak benar.

Selain itu, masyarakat juga diimbau agar selalu merawat kendaraan dengan baik, melakukan servis rutin, dan memastikan membeli BBM di tempat resmi.

“Apabila masyarakat masih memiliki keluhan atau menemukan hal yang mencurigakan, silakan sampaikan melalui layanan Lapor Mbak Wali 112. Insya Allah akan segera kami tindak lanjuti,” pungkas Ridwan.

Melalui kegiatan ini, Pemkot Kediri berharap masyarakat tetap tenang, tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang belum terverifikasi, serta terus menggunakan BBM sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah. (lik).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Komentar Terbaru
Must Read
Related News