HARIANRAKYAT.ID, TANGSEL – Mengantisipasi dampak cuaca ekstrem yang belakangan melanda sejumlah wilayah, jajaran Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar kerja bakti serentak di enam kelurahan, Sabtu (12/7/2025).
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, yang mendorong seluruh wilayah untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi banjir dan genangan.
Camat Setu, Erwin Gemala Putra, menjelaskan bahwa kerja bakti ini difokuskan pada titik-titik rawan banjir yang telah dipetakan sebelumnya. Aksi ini bertujuan untuk membersihkan saluran air, memperkuat sistem drainase serta memastikan aliran air berjalan lancar. Tujuannya mencegah genangan saat hujan deras melanda.

“Kami bergerak serentak di enam kelurahan. Kerja bakti ini sebagai bentuk kesiapan dan antisipasi terhadap cuaca ekstrem yang berpotensi menimbulkan genangan dan banjir, khususnya di wilayah Kecamatan Setu,” terang Erwin.
Kegiatan ini melibatkan seluruh elemen masyarakat, mulai dari pegawai kecamatan dan kelurahan, aparat Polsek dan Koramil melalui kehadiran Binamas dan Babinsa, hingga ketua RT dan RW di masing-masing wilayah. Tak ketinggalan, mahasiswa dari Institut Ilmu Qur’an Jakarta turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini.
“Kami sangat mengapresiasi semangat gotong royong semua pihak yang hadir. Dari unsur pemerintahan, keamanan, hingga masyarakat umum dan mahasiswa, semua bersatu dalam semangat yang sama melindungi lingkungan kita dari potensi bencana,” imbuh Erwin.
Dari pemetaan yang telah dilakukan, terdapat sejumlah titik krusial di enam kelurahan yang menjadi fokus kerja bakti. Di Kelurahan Bakti Jaya, misalnya, terdapat penyempitan saluran air di area samping Lotte Mart yang menerima aliran dari tandon Perumahan Paradise.
“Saat hujan deras, aliran air meluap hingga ke pemukiman RT 03, menyebabkan genangan setinggi 15–20 cm,” jelasnya.
Di wilayah Babakan, genangan kerap terjadi di Klaster Poyage Perumahan Serpong City Paradise, sedangkan di Kelurahan Setu, beberapa titik seperti di Jalan Brin menjadi langganan genangan air saat hujan tinggi.

Perhatian khusus juga diberikan kepada Perumahan Pesona Serpong di Kademangan, sebagai wilayah rawan banjir jika aliran Sungai Cisadane meluap. Sementara itu, di wilayah Keranggan, selain satu titik rawan banjir di Perumahan Citra Prima Serpong 2 juga terdapat dititik lain.
“Yaitu terdapat beberapa lokasi yang berpotensi terjadi longsor. Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DSDABMBK) pun telah melakukan pengerjaan saluran di wilayah ini sejak beberapa hari lalu,” bebernya.
Kerja bakti ini turut dihadiri perangkat kelurahan masing-masing wilayah. Hadir di antaranya, Lurah Setu, Adhi Mustofa bersama staf, Sekretaris Kelurahan Muncul, Muhammad Ali bersama jajaran dan Lurah Keranggan, Madih bersama tim kelurahan, serta unsur kelurahan Bakti Jaya, Kademangan, dan Babakan.
Camat Setu pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan ini.
“Terima kasih kami sampaikan kepada semua perangkat kecamatan dan kelurahan, ketua RT/RW, warga, Babinsa, Binamas, serta tokoh masyarakat dan agama. Semoga kerja bakti ini bisa menjadi kegiatan rutin yang terus dilaksanakan, tidak hanya saat darurat,” pungkasnya.
Lurah Setu Adhi Mustofa menyampaikan kerja bakti ini selain untuk menata lingkungan, juga sebagai upaya silaturahmi antar warga. Antar RT dan RW serta masyarakat luas.
“Upaya ini juga menjadi bagian dari kepedulian bersama dalam mengantisipasi cuaca ekstrem yang belakangan melanda wilayah Tangsel. Mari selalu peduli terhadap lingkungan sekitar dan semoga terhindar dari dampak cuaca ekstrem,” doanya. (din).



