back to top
HARIANRAKYAT.ID Mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1447 - 2025
HARIANRAKYAT.ID Mengucapkan Selamat Natal 25 Desember 2025 - dan Tahun Baru 2026 2025
BerandaDaerahLima Tuntutan Aksi "Indonesia Gelap" di Depan Kantor DPRD Kota Kediri

Lima Tuntutan Aksi “Indonesia Gelap” di Depan Kantor DPRD Kota Kediri

KOTA KEDIRI, HARIANRAKYAT.ID–Lima tuntutan aksi mahasiswa Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Universitas Brawijaya Kediri yang bertajuk “Indonesia gelap” berlangsung di depan Kantor DPRD Kota Kediri, Rabu (19/2/2025).

Mereka menyoroti kebijakan efisiensi anggaran yang dinilai memicu polemik dan berdampak buruk bagi rakyat kecil. Aksi ini bertujuan untuk menuntut kebijakan yang lebih berpihak pada masyarakat, terutama kalangan menengah ke bawah.

Presiden Eksekutif Keluarga Mahasiswa (EKM) UB, Ghiffari Ernan Ramadhan, saat orasi mengatakan efisiensi di berbagai sektor sangat mempengaruhi kehidupan masyarakat, terutama mereka yang terpaksa mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) massal. Menurutnya, kalangan atas tidak merasakan dampak signifikan dari kebijakan ini karena kebutuhan mereka tetap terpenuhi.

Para mahasiswa yang turut serta dalam demonstrasi membentangkan berbagai spanduk dan poster yang mengkritik kebijakan tersebut, seperti tulisan yang berbunyi “Bilas Muka Gosok Gigi Efisiensi”, “Ancaman Generasi Emas Dampak Anggaran Dipangkas”, dan “Efisiensi Jadi Bencana”. Mereka juga melakukan aksi tiarap sebagai simbol dari kondisi Indonesia yang dianggap darurat.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyampaikan lima tuntutan utama. Pertama, mereka menuntut adanya peraturan konkrit yang menjelaskan Inpres Nomor 1 Tahun 2025. Kedua, sektor pendidikan dan kesehatan diminta untuk tetap menjadi prioritas utama dan tidak terkena efisiensi. Ketiga, mereka meminta pemerintah untuk meninjau ulang program makan bergizi gratis yang dinilai belum siap.

Keempat, mereka mendesak penangkapan dan pemiskinan koruptor serta pengesahan RUU perampasan aset. Kelima, mahasiswa menuntut evaluasi terhadap kabinet yang dianggap gemuk dan reshuffle menteri yang bermasalah.

Aksi demonstrasi ini mendapat perhatian dari Wakil Ketua 1 DPRD Kota Kediri, Sudjono Teguh Widjaja, yang hadir bersama Arif Junaidi dari Fraksi Gerindra dan Mukti Wibowo dari Fraksi PKS. Mereka menemui massa aksi untuk berdiskusi mengenai tuntutan yang diajukan.

“Kami menyambut baik aksi ini. Kami akan mendengarkan tuntutan kalian dan meneruskan ke wakil kami di DPR RI,” kata Sudjono. Ia juga berjanji bahwa tuntutan mahasiswa tersebut akan disampaikan kepada pihak yang lebih tinggi dalam dua hari ke depan.

Aksi ini ditutup dengan penandatanganan tuntutan oleh Sudjono sebagai perwakilan DPRD Kota Kediri, yang menegaskan bahwa tuntutan mahasiswa akan segera diteruskan ke pusat. (lik).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Komentar Terbaru
Must Read
Related News