HARIANRAKYAT.ID, KEDIRI –Akibat sakit komplikasi, Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIA Kediri meninggal dunia pada Jumat (20/12/2024), sekitar pukul 18.35 WIB.
Almarhum, merupakan narapidana kasus korupsi,
menghembuskan napas terakhirnya setelah menjalani perawatan intensif di RS Bhayangkara Kediri akibat komplikasi.
Kepala Lapas Kelas IIA Kediri, Urip Dharma Yoga, menjelaskan yang bersangkutan berusia 62 tahun, telah memiliki riwayat penyakit serius seperti hipertensi dan diabetes melitus (DM) sejak pertama kali masuk ke lapas.
” Selama menjalani masa pidana, almarhum rutin mendapatkan perawatan medis di Klinik Lapas Kediri dan beberapa rumah sakit rujukan, termasuk RS Daha Husada Kediri dan RS Bhayangkara Kediri,” ujarnya.
Pada 6 Desember 2024, kondisi kesehatan almarhum memburuk secara signifikan dan ia harus dirujuk kembali ke RS Bhayangkara Kediri. Meskipun telah mendapatkan perawatan maksimal, kondisi almarhum semakin memburuk, yang akhirnya mengarah pada meninggalnya almarhum pada Jumat sore.
“Proses perawatan dilakukan sesuai dengan rekomendasi dokter ahli dan pihak keluarga juga selalu mendapatkan informasi serta mendampingi almarhum selama perawatan,” ungkap Kalapas Urip Dharma Yoga.
Setelah kejadian itu, Lapas Kelas IIA Kediri segera melaporkan insiden tersebut kepada pihak terkait di internal Lapas, termasuk Kasubsi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan (Bimkemaswat), serta Kasi Pembinaan Narapidana dan Anak Didik (Binadik). Urip memberikan arahan agar seluruh proses penanganan dilakukan sesuai dengan prosedur operasional standar (SOP) yang berlaku.
“Sekitar pukul 20.45 WIB, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga di RS Bhayangkara Kediri. Jenazah kemudian diantar menggunakan ambulans ke rumah duka di Sukorejo, Ngasem, Kediri, dan tiba pada pukul 21.30 WIB,” ia menjelaskan lebih rinci.
Perwakilan dari Lapas Kelas IIA Kediri turut hadir untuk menyampaikan belasungkawa dan doa agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.
Lapas Kelas IIA Kediri menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada seluruh WBP, serta memastikan situasi di lapas tetap aman, tertib, dan kondusif.
Pihak keluarga menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan pelayanan yang diberikan oleh Lapas Kediri selama masa perawatan almarhum. (lik).



