HARIANRAKYAT.ID, KOTA TANGSEL-Di penghujung akhir tahun 2024, Cabang Olahraga (Cabor) Petanque Kota Tangsel menyelenggarakan turnamen mini. Diikuti lebih dari 100 peserta dari Banten dan wilayah Jabodetabek berlangsung di Arhanud, Serpong Utara, Kota Tangsel, Minggu (22/12/2024).
Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Tangsel Letkol Purn TNI Hamka Handaru sempat meninjau jalannya pertandingan, menyampaikan selamat dan sukses terselenggaranya pertandingan dengan jumlah peserta cukup banyak. Meski belum bertaraf open, namun jumlah kepesertaan luar biasa.
“Ini menandakan minat atlet petanque cukup tinggi, baik di Tangsel maupun Banten dan wilayah Jabodetabek. Mereka mencari even-even untuk mengasah kemampuannya dan memang atlet harus demikian,” ucapnya.

Ketua Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) Kota Tangsel, Denas Budiman mengatakan turnamen mini bertujuan untuk mengasah kemampuan atlet Petanque Tangsel supaya kemampuannya semakin baik.
“Selain itu, dapat menjalin silaturahmi antar pengurus Petanque di wilayah Banten dan yang lain. Di samping juga meningkatkan kemampuan atlet,” ujarnya.
Olahraga Petanque meski sebagai pendatang baru, namun peminatnya cukup signifikan. Misalnya saja Cabor Petanque seusai mengikuti Pekan Olahraga Kota (Porkot) pada Oktober lalu, kemudian Fopi Tangsel menjadi tuan rumah seleksi kejuaraan daerah untuk nasional.
“Dan hari ini, bagian dari rangkain sebelumnya, termasuk dalam rangka mempersiapkan pekan olahraga provinsi (Porprov) tahun 2026 mendatang,” imbuhnya.
Hal itu juga diaminkan Wakil Ketua FOPI Tangsel Tjahyo Prakosa bahwa progres Cabor Petanque terus tumbuh, selain peminat orang bermain bola lempar ini semakin banyak. Itu artinya potensi atlet berbakat juga terbuka lebar.
“Ditambah lagi lapangan Petanque di samping Alun-Alun Pondok Aren ditarget rampung tahun 2025 yang mana dibangun dua termin sejak tahun 2024 ini,” ujarnya.
Hadirnya lapangan berstandar internasional panjang 15 meter lebar 4 meter dengan jumlah line 8 menunjukan keseriusan Pemkot Tangsel mendukung dunia olahraga. Total luas lantai 626 meter persegi.

“Pemkot Tangsel melalui Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Tangsel akan memiliki lapangan permanen dengan kualitas terbaik. Ada tribun, toilet, kamar ganti dan ini lapangan indoor. Termasuk kantor sekretariat juga di sini,” ia merinci.
Sekretaris FOPI Tangsel Masduki menyampaikan ucapan terima kasih kepada Arhanud, atas dukungan dan kerjasama dalam pengembangan olahraga Petanque. Sejak Porkot lapangan di Arhanud sangat diminati oleh para atlet.
“Di mana selama ini biasanya berlatih di lapangan Taman Giri Loka, BSD yang secara umum milik warga perumahan. Maka dengan dibuatnya lapangan di Arhanud sejak penyelenggaraan Porkot, atlet semakin baik performanya,” imbuhnya. (din).



