back to top
HARIANRAKYAT.ID Mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1447 - 2025
HARIANRAKYAT.ID Mengucapkan Selamat Natal 25 Desember 2025 - dan Tahun Baru 2026 2025
BerandaTangerang RayaFestival Futsal & Tahfidz Qur'an Al Amanah Al Bantani, Pesertanya dari Jabodetabek

Festival Futsal & Tahfidz Qur’an Al Amanah Al Bantani, Pesertanya dari Jabodetabek

HARIANRAKYAT.ID, KOTA TANGSEL- SMP Al Amanah Setu di bawah naungan Yayasan Al Amanah Al Bantani menyelenggarakan Festival Futsal dan Tahfidz Qur’an Juz 30 diikuti sekolah se Jabodetabek. Berlangsung di lingkungan sekolah, Jalan AMD, Babakan Pocis, Bhakti Jaya, Kecamatan Setu, Kota Tangsel, Jumat-Minggu (22-24/11/2024).

Kepala SMP Al Amanah Setu, Ulul Arkham menjelaskan hari ini berlangsung kegiatan festival Al Amanah SMP Setu dengan dua rangkaian, yakni lomba futsal tingkat SD/MI se Jabodetabek. 

“Acara ini ikuti sekolah se Jabodetabek yang dilaksanakan selama tiga hari Jumat, Sabtu dan Minggu dengan jumlah keikutsertaan futsal sebanyak 32 tim,” ujarnya.

Rangkaian kedua adalah lomba tahfidz untuk juz 30 yang diikuti 10 sekolah tingkat SD/MI dan SDIT se Kota Tangsel. Untuk juri sendiri didatangkan secara independen bahkan salah satu jurinya dari tingkat nasional.

“Kegiatan ini menjadi agenda tahunan dan ini masuk tahun yang kesembilan. Pesertanya selalu membludak bahkan kami batasi jumlah keikutsertaannya,” tambah ia.

Sambung ia, lomba yang digelar sebagai bagian dari cara sekolah membuka promosi jelang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2024/2025.

“Perlombaan ini sebagai promosi SMP Al Amanah Setu secara khusus, dan tentu  secara umum untuk Yayasan Pondok Pesantren Al Amanah Al Bantani,” bebernya 

Demikian disampaikan oleh Ketua Panitia Abdul Rohim bahwa dalam rangka mewujudkan siswa siswi yang sehat rohani dan jasmani, kompetensi futsal cukup penting dan menarik minat tim dari berbagai sekolah. Masing-masing tim bisa berkompetisi untuk membangun jiwa sportif dan membangun kegiatan positif.

“Memperkenalkan olahraga agar terhindar dari kegiatan yang negatif di tengah gempuran gadget. Sekaligus tentunya promosi sekolah,” ujarnya.

Demikian dengan lomba tahfidz sebagai upaya mencetak generasi yang memiliki ilmu agama yang kuat. Selain ilmu pengetahuan juga sangat dibutuhkan akhlak yang baik untuk masa depan. Tentunya seiring dengan visi dan misi sekolah, yakni menjadikan ilmu pengetahuan dibarengi dengan iman dan taqwa.

“Dengan Misi SMP Al Amanah membekali peserta didik dengan ilmu pengetahuan dan ketakwaan serta berakhlakul karimah. Dengan menyiapkan peserta didik yang memiliki keunggulan dalam intrakurikuler dan ekstrakurikuler,” tambahnya.

Direktur Yayasan Al Amanah Al Bantani Hj Aat mengatakan helatan tahunan ini bukan cuma sekedar ajang tanding atau lomba semata. Tapi ajang silaturahmi. Paling tidak dengan kegiatan ini, jalinan silaturahmi dan persaudaraan tersambung terus.

“Di samping itu juga bagi Al Amanah bagian dari promosi program penerimaan siswa baru. Bagaimana pun dalam penerimaan siswa baru memiliki rekrutmen  yang perlu dikenalkan secara luas baik tingkat SD, SMP dan SMK serta Pondok Pesantren,” ia menjelaskan. 

Pensiunan Tenaga Pendidik asal Kemenag Tangsel ini mengharapkan kegiatan positif seperti ini terus berjalan dengan berbagai program di penghujung akhir tahun. Ada banyak program yang dipromosikan kepada masyarakat yang telah digulirkan sejak awal yayasan berdiri tahun 1991.

“Tahfidz harus dimunculkan yang lahir sejak pertama kali yayasan dibentuk. Yang mana semua itu bagian dari pengembangan pendidikan agama Islam,” ia merinci.

Kelebihan sekolah di bawah Yayasan Al Amanah Al Bantani adalah, siswa dapat belajar dengan tekun pendidikan agama, baik fiqih, akidah dan akhlak serta hadist. Termasuk tahfidz untuk juz 30 pada tingkat SD dan selanjutnya.

“Bagi siswa yang sudah hafal 1 juz mendapatkan potongan harga saat masuk ke lembaga ini, baik SD, SMP dan SMK. Demikian juga  bagi siswa yang belum hafal, melalui program dan target mulai SD, mulai belajar menghafal Al Qur’an juz 30. Namun itu semua tergantung kemampuan anak,” ia menegaskan.

Jika nanti tamat SD, juz 30 belum semua hafal, akan dilanjutkan saat duduk di bangku SMP.  “Untuk SMP melanjutkan hafalan yang sudah ada  dari SD. Insya Allah lulus dari sekolah ini minimal bisa mendoakan kedua orangtua,” yakin ia yang membina 1916 siswa. (din).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Komentar Terbaru
Must Read
Related News