back to top
HARIANRAKYAT.ID Mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1447 - 2025
HARIANRAKYAT.ID Mengucapkan Selamat Natal 25 Desember 2025 - dan Tahun Baru 2026 2025
BerandaDaerahDebat Publik Kedua Pilkada Kabupaten Kediri, Paslon Sampaikan Visi dan Program Kerja

Debat Publik Kedua Pilkada Kabupaten Kediri, Paslon Sampaikan Visi dan Program Kerja

HARIANRAKYAT.ID, KABUPATEN KEDIRI – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri menggelar debat publik kedua antar pasangan calon (Paslon) Pilkada Kabupaten Kediri pada Kamis (14/11/2024) malam.

Debat berlangsung di Convention Hall Simpang Lima Gumul (SLG) Kabupaten Kediri ini mengangkat tema “Menyerasikan Pelaksanaan Pembangunan Daerah Kabupaten dan Provinsi dengan Nasional serta Memperkokoh NKRI dan Kebangsaan”.

Pada kesempatan ini, Paslon nomor urut 1, Deny Widyanarko – Mudawamah memaparkan berbagai program pembangunan yang mereka rencanakan. Mereka berkomitmen untuk menyinkronkan dokumen pembangunan antara kabupaten, provinsi, dan nasional. Salah satu program unggulan mereka adalah pembangunan dusun dengan alokasi anggaran sebesar Rp 300 hingga Rp 500 juta per dusun setiap tahunnya.

Selain itu, Paslon ini juga mengusung program hilirisasi hasil pertanian dan pemberdayaan petani, dengan menyediakan pelatihan dan dukungan alat pertanian. Mereka berfokus pada peningkatan ketahanan pangan melalui program Pekarangan Pangan Lestari (PL), yang bertujuan untuk mengoptimalkan potensi desa.

“Program dana desa yang kami tawarkan bisa sangat membantu pembangunan desa sesuai dengan prioritas masing-masing,” ujar Deny.

Deny juga menegaskan pentingnya kebersamaan dalam membangun Kabupaten Kediri, mengajak masyarakat untuk tetap bersatu demi kemajuan daerah.

“Kita semua masih satu keluarga di Kabupaten Kediri. Bersatu selamanya untuk Kabupaten Kediri yang lebih baik,” tegasnya.

Di sisi lain, Paslon nomor urut 2, Hanindhito Himawan Pramana – Dewi Mariya Ulfa, menyoroti berbagai pencapaian yang telah diraih Kabupaten Kediri dan merencanakan kelanjutan program pembangunan yang telah terbukti efektif. Mereka menekankan pembangunan infrastruktur dan ketahanan pangan sebagai prioritas utama.

Paslon ini juga mengusulkan pengoperasian bandara serta pembangunan jembatan untuk mendukung aksesibilitas dan pertumbuhan ekonomi. Hanindhito menambahkan bahwa mereka merencanakan pengalokasian 250 hektare lahan untuk mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Kediri.

“Kami juga bangga dengan pencapaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Kediri yang terus meningkat dari 72,05 pada 2020 menjadi 73,96 pada 2023, melebihi angka provinsi dan nasional,” ungkap Hanindhito.

Selain itu, Hanindhito juga berencana untuk meningkatkan insentif bagi sekitar 17.000 guru madrasah diniyah (madin) dan pengajar agama, sebagai bentuk apresiasi terhadap kontribusi mereka dalam dunia pendidikan.

Kedua pasangan calon menegaskan pentingnya persatuan dan kerjasama untuk kemajuan Kabupaten Kediri, meskipun dengan pendekatan yang berbeda. Hanindhito juga menekankan bahwa Paslon nomor urut 1 bukanlah lawan, melainkan teman dalam berpolitik. “Lawan politik sebenarnya adalah diri kita sendiri,” ujarnya.

Ketua KPU Kabupaten Kediri, Nanang Qosim, berharap debat ini dapat memberikan wawasan kepada masyarakat Kabupaten Kediri mengenai visi, misi, dan program kerja masing-masing pasangan calon.

“Kami ingin agar warga Kabupaten Kediri mendapatkan informasi yang jelas sebagai dasar untuk menentukan pilihan mereka pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 27 November 2024,” ungkap Nanang.

Debat publik ini menjadi salah satu momen penting bagi warga Kabupaten Kediri untuk mendalami visi, misi, serta program kerja dari kedua pasangan calon menjelang Pilkada pada 27 November 2024. (lik).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Komentar Terbaru
Must Read
Related News