HARIANRAKYAT.ID, KOTA KEDIRI-Pelantikan Anggota DPRD Kota Kediri berlangsung pada Rabu (21/8/2024). Pelantikan berlangsung di Gedung DPRD Kota Kediri dengan total 30 anggota legislatif.
Imam Wihdan Zarkasyi merupakan salah satu anggota yang dilantik dari 30 anggota DPRD Kota Kediri dari Partai Golongan Karya (Golkar) Daerah Pemilihan (Dapil) 3 Kecamatan Mojoroto,
“Saya ucapkan syukur Alhamdulillah dan terima kasih kepada warga Kota Kediri yang sudah memilih saya dan saya hari ini 100 persen resmi menjadi Anggota DPRD Kota Kediri, masa jabatan 2024-2029,” ujarnya pada hari Rabu (21/8/2024).
Dirinya mengaku akan komitmen dengan masyarakat dengan tujuan menyuarakan suara masyarakat di parlemen untuk kebijakan-kebijakan yang berpihak kepada masyarakat.
“Saya akan memegang amanah ini untuk bisa menjadi dewan sesuai yang diharapkan dan diinginkan warga Kota Kediri. Jadi sekarang tinggal tugas yang harus dilakukan pada anggota dewan tentunya yang saya janjikan kepada konstituen harus saya lunasi,” imbuh Imam.
Lanjut ia, yang pertama akan membangun Kediri maju. Kediri baru. Lanjut ia, bagaimana caranya supaya kemantapan. “Kemajuan Kota Kediri itu harus netes sampai ke ujung sampai ke ujung hingga sampai level yang paling bawah. Jangan sampai kemajuan Kota Kediri hanya dinikmati oleh lapisan paling atas saja,” tandas ia.
Kesehatan dan pendidikan harus menjadi pokok pembangunan di Kota Kediri. Menjamin bahwa masyarakat Kota Kediri bisa naik level dengan pendidikan dan kesehatannya semakin baik.
“Untuk langkah kedepan dirinya akan menegosiasikan terkait alat kelengkapan dewan, yang sesuai jadwalnya dalam minggu ini akan selesai, dan kita akan berkolaborasi dengan wakil dari partai-partai lain,” ia menjabarkan.
Dikenal sebagai sosok pendatang baru dalam dunia politik serta beberapa pihak menganggap kejutan atas dilantiknya menjadi anggota DPRD Kota Kediri. Imam menyebut keberhasilannya sebab memiliki tim yang cukup merata di setiap daerah.
“Alhamdulillah apa yang kita hitung itu terealisasi dan suara kita cukup untuk menjadi nomor dua. Sebenarnya kalau dikatakan ini kursi terakhir di Mojoroto. Itupun sudah Alhamdulillah karena kursi terakhir pun dapat duduk. Yang penting itu,” tukas Imam.
Imam mengucapkan terima kasih kepada warga Mojoroto yang telah memberikan kesempatan dengan menyumbangkan suaranya. “Semoga sura yang diberikan itu menjadi berkah buat masa depan dan menjadi manfaat bagi masyarakat Kota Kediri,” harapnya. (lik).
| BalasTeruskanTambahkan reaksi |



