back to top
BerandaTangerang RayaKampung Mengaji Tetap Lestari Di Tengah Gempuran Media Sosial

Kampung Mengaji Tetap Lestari Di Tengah Gempuran Media Sosial

HARIANRAKYAT.ID, KOTA TANGERANG-Seiring merebaknya media sosial dengan kemudahan akses internet, tradisi magrib mengaji mulai hilang. Namun berbeda bagi pengurus lingkungan RW 06 Sudimara Pinang, Kota Tangerang yang tetap menjaganya secara konsisten.

Ketua RW 06 Karjaya bersama masyarakat tetap menjaga tradisi maghrib mengaji melalui program “Kampung Mangaji”. Bertujuan untuk membekali putra dan putri dengan akhlak dan budi pekerti yang luhur.

Mereka adalah penerus bangsa, untuk membawa negeri ini kedepan menjadi bangsa yang memiliki peradaban ilmu yang mampu bersaing di kancah internasional. Jika tidak disiapkan sejak sekarang, mustahil akan menghasilkan generasi berkualitas.

“Aktivitas seperti ini, sangat bermanfaat di zaman serba teknologi yang bisa membentuk kecintaan anak kepada Al Quran,” ujar Karjaya.

Ketua RW 06 Karjaya bersama pengajar Ustadz Muhamad Rosul secara telaten mengajari anak-anak usia dini. Anak-anak dikenalkan huruf hijaiyah. Ustadz Muhamad Rosul tidak sendiri, ia dibantu oleh dua ustad lainnya.

Selepas senja, suara anak-anak sayup-sayup terdengar dari kejauhan. Bersaing dengan bising aktivitas warga urban. Mereka menghafalkan huruf hijaiyah, doa-doa sehari-hari yang diajarkan oleh Rasulullah Shallahu Alaihi Wasalam, serta surah-surah pendek.

Berjumlah 22 anak, mulai menghadap para pengajar sejak 18.20 hingga 19.20 WIB. Berjalan sejak 2 Februari 2023 silam. Keceriaan anak-anak terpancar. Mereka memiliki wadah untuk bisa bermain dan belajar. Tentu yang senang bukan hanya anak-anak, tapi para orangtua pun merasa tenang.

“Dengan harapan membentuk kecintaan anak-anak kepada Al Quran dan mengenalkan Allah dan RasulNya,” pesan Ustadz Muhamad Rosul.

Belajar mengaji bagi muslim adalah satu keniscayaan. Tanpa ditanam akidah akhlak sejak kecil untuk menghadapi zaman yang terus berganti. Mereka adalah para penjaga ajaran Islam di masa yang akan datang. Tanpa harus meninggalkan ilmu dunia. (din).

BalasTeruskanTambahkan reaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Komentar Terbaru
Must Read
Related News