News and Education Versi penuh
Daerah

Warga NU Kabupaten Kediri Dukung Mas Dhito- Mba Dewi Kembali Duduk di Kursi Bupati dan Wakil Bupati

\nSejumlah ulama Nahdlatul Ulama (NU) se Kabupaten Kediri menyatakan dukungannya kepada Mas Dhito dan Mbak Dewi untuk melanjutkan jabatan sebagai Bupati dan Wakil Bupa...

Oleh Redaksi 01 Oct 2024 08:20 3 menit baca
\n

Sejumlah ulama Nahdlatul Ulama (NU) se Kabupaten Kediri menyatakan dukungannya kepada Mas Dhito dan Mbak Dewi untuk melanjutkan jabatan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kediri periode 2024-2029.

\n\n\n\n

Dukungan tersebut disampaikan dalam acara di Hotel Grand Surya, Kota Kediri, Senin (30/9/2024). Dalam kesempatan itu, para Kiai dan Gawagis menyerukan yel-yel semangat.
“Mas Dhito dan Mbak Dewi Lanjutkan… Lanjutkan. Berharap agar langkah mereka diridhoi oleh Allah SWT,\" serunya.

\n\n\n\n

Juru bicara Ulama dan Gawagis NU Kabupaten Kediri, H. M. Kanzul Fikri, mengumumkan bahwa malam ini seluruh kiai dan Gawagis memberikan dukungan sekaligus bersilaturahmi untuk pasangan calon Mas Dhito dan Mbak Dewi. Dukungan ini akan terus berjalan hingga 27 November 2024 mendatang.

\n\n\n\n

\"Dukungan ini didasarkan pada pencapaian Mas Dhito selama periode sebelumnya. Program-program yang fokus pada pengembangan pesantren dan madrasah diniyah (Madin) telah dilaksanakan dengan baik,\" ujarnya.

\n\n\n\n

Para ulama meyakini bahwa janji-janji politik mengenai pengembangan pondok pesantren dan Madin telah terealisasi. Sehingga mereka berkomitmen untuk mendukung Mas Dhito dalam melanjutkan dan meningkatkan program-program tersebut ke depan.

\n\n\n\n

\"Dukungan ini diharapkan dapat memperkuat upaya pembangunan di bidang pendidikan agama di Kabupaten Kediri,\" sambung ia.

\n\n\n\n

Dalam sebuah pernyataan di lokasi yang sama, Mas Dhito, calon Bupati Kediri, menjelaskan sejumlah program yang telah dilaksanakan selama tiga tahun kepemimpinannya bersama Mbak Dewi. Dia mengungkapkan komitmennya untuk terus melayani masyarakat Kabupaten Kediri.

\n\n\n\n

\"Selama ini, kami telah mengalokasikan insentif bagi 8.700 guru Madin dan guru agama lainnya dengan total anggaran mencapai Rp 40 miliar. Jika saya diberi mandat lagi, target kami adalah memberikan insentif kepada total 15 ribu guru Madin,\" ujar Mas Dhito.

\n\n\n\n

Selain program untuk guru Madin, dia juga menyoroti bantuan yang diberikan kepada pondok pesantren dan tempat ibadah lainnya. Dengan anggaran total mencapai Rp 104 miliar. Program ini dirancang untuk mendukung pengembangan ponpes dan rumah ibadah dari berbagai agama.

\n\n\n\n

\"Alhamdulillah, dukungan dan doa dari para alim ulama, masyayikh, dan masyarakat menjadi semangat bagi kami dalam menjalani masa kampanye menjelang Pilkada 2024,\" tambah Mas Dhito.

\n\n\n\n

Lebih lanjut, Mas Dhito menjelaskan adanya program pengembangan mandiri untuk pondok pesantren, seperti yang dilaksanakan di ponpes Dlopo. Program ini mencakup pengolahan sampah dan ternak, yang disesuaikan dengan kebutuhan dan keinginan masing-masing pondok.

\n\n\n\n

Dengan berbagai program yang telah dilaksanakan dan direncanakan, Mas Dhito menunjukkan komitmennya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kediri jika terpilih kembali.

\n\n\n\n

Kegiatan ini dihadiri Gus Kautsar dan para ulama se Kabupaten Kediri, ada 4 ulama (Kiai dan Gawagis-red), di tiap Kecamatan yang ada di Kabupaten Kediri. (lik).

\n
Topik terkait
Kabupaten Kediri Pilkada serentak 2024 Dukungan warga NU Duduk di kursi bupati wakil bupati