News and Education Versi penuh
Tangerang Raya

UPJ dan University of Greenwich, UK Kembangkan Kurikulum Internasional Berbasis Sustainable Urban Living

Oleh Adith 30 Jun 2026 09:32 3 menit baca

HARIANRAKYAT.ID- Universitas Pembangunan Jaya (UPJ) bersama University of Greenwich, Inggris, memperkuat kolaborasi internasional di bidang pendidikan tinggi melalui penyelenggaraan workshop CAPSTONE-Hub: Co-Creating a Capstone Partnership for Sustainable Built Environments pada 24 hingga 26 Juni 2026 di Smart Classroom A401 UPJ, Tangerang Selatan.


Program ini merupakan bagian dari kerja sama yang memperoleh dukungan pendanaan British Council melalui skema Going Global Partnerships Transnational Education (TNE) Exploratory Grant. Kegiatan tersebut mempertemukan akademisi dari Indonesia dan Inggris, perwakilan industri, pemangku kepentingan pendidikan tinggi, serta mitra strategis dari ekosistem Pembangunan Jaya untuk merancang model pembelajaran yang lebih relevan dengan kebutuhan masa depan.


Workshop selama tiga hari ini menjadi agenda utama dalam pengembangan CAPSTONE-Hub, sebuah inisiatif yang bertujuan membangun kurikulum pendidikan transnasional berbasis digital sekaligus memperkuat kapasitas dosen dalam pengelolaan pembelajaran internasional.


Melalui kolaborasi ini, University of Greenwich yang memiliki pengalaman dalam pendidikan lingkungan binaan dan rekayasa bekerja bersama Fakultas Teknologi dan Desain Universitas Pembangunan Jaya untuk mengembangkan mata kuliah Capstone bertema Sustainable Urban Living atau kehidupan perkotaan berkelanjutan.


Tema tersebut dipilih karena memiliki keterkaitan erat dengan identitas UPJ sebagai kampus urban yang berfokus pada urban development dan urban lifestyle. Selain itu, tema ini juga relevan dengan berbagai tantangan yang dihadapi kota-kota modern, mulai dari pembangunan berkelanjutan, perubahan iklim, kualitas lingkungan perkotaan, hingga kebutuhan kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri.
Ketua pelaksana kegiatan sekaligus Rektor Universitas Pembangunan Jaya Prof. Elisabeth Rukmini, Ph.D menjelaskan bahwa workshop ini tidak hanya membahas kurikulum, tetapi juga merancang ekosistem pembelajaran yang mampu menghubungkan mahasiswa dengan permasalahan nyata di masyarakat dan dunia industri.


"Kami ingin menghasilkan model pembelajaran yang memberikan pengalaman kolaboratif lintas negara. Mahasiswa nantinya dapat mengerjakan proyek yang berorientasi pada penyelesaian masalah perkotaan dengan dukungan akademisi dan mitra industri dari berbagai latar belakang," ujarnya.


Selama workshop berlangsung, peserta terlibat dalam berbagai sesi diskusi, design sprint, kerja kelompok, peer review, serta dialog kebijakan yang difasilitasi oleh akademisi University of Greenwich dan tim British Council. Pendekatan ini memungkinkan seluruh peserta berkontribusi dalam penyusunan kurikulum, metode pembelajaran, sistem supervisi, hingga strategi penjaminan mutu.


Salah satu target utama kegiatan adalah menghasilkan rancangan modul Capstone yang dapat diajarkan secara bersama antara UPJ dan University of Greenwich. Modul tersebut akan memuat capaian pembelajaran, proyek berbasis industri, sistem supervisi lintas negara, serta metode asesmen yang mendukung pembelajaran digital dan kolaboratif.
Selain pengembangan kurikulum, workshop juga merancang Online Capacity Development Hub yang akan menjadi pusat pengembangan kapasitas dosen dan tenaga akademik UPJ. Platform ini direncanakan menyediakan materi pembelajaran, sesi pelatihan daring, sumber daya mentoring, panduan kolaborasi internasional, serta referensi terkait regulasi pendidikan transnasional.


Sebanyak lebih dari 45 peserta mengikuti kegiatan ini, terdiri atas dosen UPJ, akademisi University of Greenwich, perwakilan industri, tim British Council, pakar kurikulum pendidikan, civitas akademika universitas rekanan UPJ, serta pemangku kepentingan yang memiliki perhatian terhadap pengembangan pendidikan tinggi dan lingkungan binaan berkelanjutan.


Kegiatan ini juga menempatkan aspek keberagaman dan inklusivitas sebagai bagian penting dalam proses pembelajaran. Peserta berasal dari berbagai disiplin ilmu dan latar belakang profesi, termasuk akademisi muda, praktisi industri, serta perempuan yang berkiprah di bidang STEM dan lingkungan binaan.
Selain menghasilkan rancangan kurikulum, workshop ini juga akan menjadi dasar penyusunan roadmap pendidikan transnasional, policy brief, pelaksanaan pilot project pada semester berikutnya, serta berbagai kegiatan diseminasi melalui webinar, publikasi ilmiah, dan platform digital.


Melalui CAPSTONE-Hub, Universitas Pembangunan Jaya memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang adaptif terhadap perkembangan global, berbasis kolaborasi internasional, serta mampu menghasilkan solusi bagi pembangunan kota yang lebih berkelanjutan. Program ini sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas, SDG 11 tentang Kota dan Permukiman Berkelanjutan, serta SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Topik terkait
UPJ Bintaro jaya