HARIANRAKYAT.ID, TANGSEL– Anggota DPR RI Komisi V Ahmad Fauzi soroti Terminal Pondok Cabe berfungsi tidak maksimal bahkan sepi. Hal itu ia sampaikan usai melakukan kunjungan kerja (Kunker) Spesifik ke Terminal Pondo Cabe, di Jalan Kemiri, Pondok Cabe Udik, Pamulang, Kota Tangsel, Provinsi Banten, Rabu 17 September 2025.
Ketua DPW PKB Banten tersebut menyampaikan bahwa layanan oto bus minim dan sedianya lahan bisa diberdayakan untuk masyarakat sekitar.
Dirinya yang didampingi Sekertaris Daerah Bambang Noertjahjo dan jajaran Kemenhub RI mendapati layanan masih terbilang minim.
“Saya meminta agar pihak kementerian perhubungan (Kemenhub, red) mengambil langkah-langkah kreatif inovatif dan kolaboratif dengan Pemerintah Kota Tangerang Selatan,” kata dia melalui pesan elektronik, Kamis 19 September 2025.
Ia menyebutkan, Kemenhub bisa menjalin komunikasi dengan penyedia layanan transportasi.
“Kemenhub bisa melakukan pendekatan pada semua perusahaan oto bus agar menggunakan terminal sebagai sarana keberangkatan dan kedatangan dan tempat parkir bus antar kota antar propinsi” dia sarankan.
Diharapkan perusahaan bus juga bisa memaksimalkan fungsi terminal jadi solusi parkir liar di jalanan.
“Maka tempat parkir bus di luar terminal segera ditertibkan dan di tutup,” dia berharap.
Selain itu, kawasan Terminal Pondok Cabe bisa digunakan lebih maksimal dengan berfungsi jadi tempat pengecekan kelaikan kendaraan (ramchek) dan uji emisi, bukan hanya bus AKAP tapi juga bus pariwisata yg memiliki pool di tangsel dan sekitarnya.
Sementara untuk kemanfaatan pada warga, dikatakan, Kemenhub dapat berkolaborasi dengan Pemkot Tangsel agar lahan Terminal Pondok Cabe seluas 2.3 itu berpeluang sejahterakan masyarakat.
“Bisa dijadikan juga untuk berdagang UMKM, konsumennya bukan hanya pengguna bus AKAP tapi untuk masyarakat umum. Terminal bisa menjadi bagian solusi untuk peningkatan perekonomian,” demikian dia menutup. (din).



