back to top
HARIANRAKYAT.ID Mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1447 - 2025
HARIANRAKYAT.ID Mengucapkan Selamat Natal 25 Desember 2025 - dan Tahun Baru 2026 2025
BerandaBogor RayaTarling Perdana Pemdes Tonjong di RW 12, Usulan Pembangunan Belum Merata

Tarling Perdana Pemdes Tonjong di RW 12, Usulan Pembangunan Belum Merata

HARIANRAKYAT.ID, BOGOR-Perangkat Desa Tonjong, Tajurhalang Kabupaten Bogor melaksanakan Tarawih Keliling (Tarling) di Masjid Risqon Hasanah RW 12 Perumahan Bumi Citra Asri (BCA). Uniknya lebih banyak Tim Tarling ketimbang jamaah yang hadir.

Nampak hadir Ketua BPD Desa Tonjong Asman Suparman, Ketua MUI Desa Tonjong KH Iskandar, Ketua Ranting NU Tonjong Ustad Ismail Marzuki, Tanfidziah Ranting NU Tonjong Ustad Eka Purnama, Ketua RW 12 Suranto, Ketua DKM Risqon Hasanah Ustad Elan Jaelani serta Babinsa dan Binamas, serta Ustad Muhammad Nasir (Monas) Ketua DKM periode sebelumnya.

Ketua BPD Desa Tonjong Asman Suparman menyampaikan tujuan Tarling untuk silaturahmi, kedua membangun komunikasi antar pemerintah dengan masyarakat.

“Tanpa masyarakat kami tidak bisa berjalan. Maka dengan Tarling ini ada masukan dan usulan program pembangunan yang ada di wilayah Tonjong,” ucapnya.

Hanya saja dirinya menayangkan semestinya momen setahun sekali dimanfaatkan oleh masyarakat, serta perangkat RT. Untuk mengetahui program pemerintah desa, seperti ada peningkatan Program Samisade sebelumnya 1 miliar naik menjadi 1,5 miliar dan pagu anggaran desa Tonjong tahun 2025 ini totalnya 4 miliar.

“Ini perlu disampaikan kepada masyarakat supaya mengetahui program-program pembangunan di wilayah. Maka perlu ada diskusi, komunikasi dan silaturahmi,” ucapnya.

Hal yang sama juga disampaikan Ketua MUI Tonjong KH Iskandar jika Tarling lebih kepada menjalin silaturahim. Hanya saja memang kehadiran masyarakat di lingkungan BCA sangat minim. “Jadi lebih banyak anggota Tarlingnya ketimbang masyarakat,” ucapnya.

Sementara itu Ketua DKM Risqon Hasanah Ustad Elan Jaelani mengaku sudah berusaha dengan mengajak masyarakat untuk hadir. Hanya saja hasilnya minus. “Kami sudah berupaya berbagai cara, mengajak langsung atau menyebar flayer lewat group WhatsApp,” tuturnya.

Sementara itu diskusi interaktif yang disampaikan Ketua RW Suranto soal pelayanan Adminduk Desa Tonjong agar dibuat melalui aplikasi supaya memudahkan. Hanya saja hambatan SDM kurang memadai, pelayanan KTP elektronik yang dinilai lama, pengelolaan sampah di lingkungan, serta garapan lahan untuk ketahanan pangan serta soal pembangunan desa belum bisa masuk ke fasos fasum Perumahan BCA akibat masih dikelola pengembang.

Sementara masyarakat rutin membayar pajak tapi belum dapat menikmati fasilitas pemerintah. PJU dibayar melalui iuran warga. Bahkan perumahan sudah lebih dari 10 tahun. Kondisi ini belum dapat diatasi oleh pemerintah setempat dan ini diakui oleh Pemdes Tonjong belum ada solusi yang terjadi di banyak perumahan. Dengan demikian pembangunan di wilayah sepenuhnya belum merata.

Warga yang ikut dalam diskusi interaktif kurang dari seluruh orang. Diskusi ditutup pukul 22.30 wib yang diawali dengan rangkaian Salat Tarawih 23 rakaat. (din).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Komentar Terbaru
Must Read
Related News