Senyum Lebar Marto Tempati Rumah Layak Usai Dibedah Pemkot TangselÂ
\nDi tengah hiruk pikuk kota, sebuah cerita penuh harapan terlahir di Pondok Kacang Barat, Kecamatan Pondok Aren, Tangerang Selatan. Marto Zaid Basyasy, seorang warga set...
Di tengah hiruk pikuk kota, sebuah cerita penuh harapan terlahir di Pondok Kacang Barat, Kecamatan Pondok Aren, Tangerang Selatan. Marto Zaid Basyasy, seorang warga setempat, berdiri di depan rumah barunya dengan senyum penuh syukur dan haru.
\n\n\n\nPada hari ini, rumahnya yang dulunya tak layak huni kini telah berubah menjadi tempat tinggal yang nyaman dan layak, berkat program bedah rumah yang digagas oleh Pemerintah Kota Tangerang Selatan.
\n\n\n\nDengan mata berkaca-kaca, Marto mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kesempatan menjadi salah satu warga yang mendapatkan menerima manfaat dari program bedah rumah Kota Tangerang Selatan.
\"Kami atas nama tuan rumah yang bertempat di rumah saya, saya ucapkan ribuan terima kasih bisa hadir di tempat kami. Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh pihak terkait yang sudah mengadakan bedah rumah ini,\" tuturnya.
\n\n\n\nDengan suara yang sedikit parau, didalam sambutannya Marto mengungkapkan rasa syukur dan berkomitmen untuk bisa menjaga rumahnya yang baru selesai dibedah oleh Pemkot Tangsel ini dengan sebaik-baiknya untuk kehidupan sehari-hari keluarganya.
\n\n\n\n\"Semoga apa yang dibuat ini bisa kami manfaatkan dengan sebaik-baiknya,\" tambahnya dengan penuh haru.
\n\n\n\nDi kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimta) Tangsel Aris Kurniawan, menjelaskan bahwa program bedah rumah ini bukanlah yang pertama.
\n\n\n\nSejak tahun 2015 hingga 2024, Pemkot Tangerang Selatan telah membedah hampir 2.511 unit rumah.
\n\n\n\n\"Untuk tahun ini saja ada 510 unit yang telah kita bedah sampai hari ini,\" ungkapnya.
\n\n\n\nAris juga menyoroti bahwa Kecamatan Pondok Aren mendapatkan perhatian khusus dengan 94 unit rumah yang dibedah, menjadikannya yang terbanyak di antara kecamatan lainnya di Tangsel.
\n\n\n\nSementara di Kelurahan Pondok Kacang Barat sendiri, ada 8 unit rumah yang dibedah termasuk rumah milik Marto.
\n\n\n\nIa menjelaskan, program bedah rumah dari Pemkot Tangsel ini tidak hanya sekadar memperbaiki bagian yang rusak, tetapi membangun kembali rumah dari pondasi hingga atap, dengan fasilitas lengkap seperti dua kamar tidur dan satu kamar mandi.
\n\n\n\nBedah rumah ini berbeda dengan program Corporate Social Responsibility (CSR) atau bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS).
\n\n\n\n\"Bedah rumah ini kita lakukan dari pondasi, pemasangan batunya, pintunya, jendela baru semua, rangkai baja, keramik baru, ada dua kamar tidur dan satu kamar mandi,\" jelas Aris.
\n\n\n\nAris berharap program ini dapat terus berlanjut hingga seluruh rumah yang belum layak huni bisa dibedah.
\n\n\n\n\"Semoga ke depannya program bedah rumah ini dapat berlangsung dan berlanjut hingga ke depannya,\" tuturnya dengan optimisme.
\n\n\n\nKisah Marto Zaid Basyasy dan warga lainnya di Pondok Kacang Barat adalah bukti nyata bahwa dengan komitmen dan kerja sama antara pemerintah dan masyarakat, harapan baru bisa tercipta.
\n\n\n\nProgram bedah rumah ini tidak hanya membangun fisik, tetapi juga membangun semangat dan harapan akan kehidupan yang lebih baik bagi warga Tangerang Selatan. (din).
\n