HARIANRAKYAT.ID Mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan
HARIANRAKYAT.ID Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan
BerandaTangerang RayaPuncak May Day, Walikota Tangsel Benyamin: Rumah Murah Itu Hutang Saya

Puncak May Day, Walikota Tangsel Benyamin: Rumah Murah Itu Hutang Saya

TANGSEL, HARIANRAKYAT.ID-Peringatan Hari Buruh dipusatkan di Taman Kota Satu, Serpong, Kota Tangsel, Minggu (7/5/2023) diselenggarakan Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangsel. Selain diisi hiburan juga serikat pekerja menyampaikan aspirasi secara terbuka, salah satunya program rumah murah.

Walikota Tangsel Benyamin Davnie menyampaikan, peringatan May Day diselenggarakan pada hari ini sama dengan daerah lain, yang berlokasi di Taman Kota Satu, Serpong Tangsel, dengan konsep menggabungkan olahraga, sehingga momentum peringatan hari buruh dapat dilaksanakan dengan lancar sekaligus menyajikan berbagai ragam hiburan.

“Alhamdulillah dihadiri Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Afriansyah Noor, Ketua SPSI Kota Tangsel, Ahmad Supriyadi, tentu pada prinsipnya para pekerja sudah menyampaikan aspirasinya kepada saya dan saya terima dengan lapang dada dan penuh kesiapan,” ujarnya kepada wartawan.

 Aspirasi yang diutarakan secara terbuka, dikatakan Benyamin mulai dari soal undang-undang hingga kebutuhan para buruh. Soal undang-undang langkahnya akan bersurat secara berjenjang kepada provinsi agar bisa menyampaikan aspirasi buruh kepada pemerintah pusat.

“Tentu kami akan mendiskusikan tentang apa yang harus ditindaklanjuti, karena tadi ada juga aspirasi yang harus ke pemerintah pusat, terkait dengan undang-undang kesehatan, dengan mekanismenya kami akan berkirim surat  secara berjenjang  kepada gubernur dan saya harapkan gubernur menindak lanjuti ke pusat,” tambah ia.

Aspirasi lain yang masih belum diselesaikan soal rumah murah bagi buruh. Pemkot akan menindak lanjuti soal rumah murah ini. Sebetulnya wacana ini telah lama. Hanya saja problemnya, harga tanah di Tangsel sudah cukup mahal sehingga sulit diwujudkan, untuk pembangunan rumah murah.

“Soal rumah murah, diskusi sudah lama dan itu hutang saya terkendala harga tanah yang mahal, sehingga tidak terjangkau hitung-hitungan untuk fasilitas kredit perbankan dan sebagainya, tapi kami masih negosiasi, mudah-mudahan tahun ini bisa diwujudkan tentu ada beberapa alternatif pilihan para pekerja, mulai dari cicilan, berapa tahun, yang seringan-ringannya bagi para pekerja,” paparnya.

Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Afriansyah Noor menyampaikan data BPS tahun 2022, bulan Agustus terdapat 209 juta penduduk usia kerja, 143 juta angkatan kerja dan pengangguran terbuka sebanyak 8,4 juta. Kendati pengguran cukup besar, merupakan prestasi bahwa Indonesia telah berhasil mengurangi angka pengangguran, dari sebelumnya 6,96 persen, sekarang 5,86 persen.

“Ini tercipta adanya suasana gotong royong, di antara kita semua yang selalu bahu membahu menggerakan ekonomi Indonesia dengan fokus pemanfaatan sumber daya yang kita miliki,” ujarnya.

Sementara itu, meningkatkan jumlah penduduk usia produktif, di era bonus demografi merupakan peluang untuk mengoptimalkan, peningkatan ekonomi dan kesejahteraan rakyat, demi memajukan bangsa. Momentum itu untuk mengurangi pengangguran, meningkatkan ekonomi serta meningkatkan sumber daya manusia, yang berkualitas,

“Sehingga tahun 2023 menjadi tahun yang penuh harapan, untuk pemulihan sosial dan percepatan pemulihan perekonomian,” tambah ia.

Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Kota Tangsel, Ahmad Supriyadi mengatakan, ada beberapa aspirasi selain undang-undang buruh, juga soal rumah murah dan komunikasi tripartite antara, buruh, pengusaha dan pemerintah supaya dapat terjalin komunikasi secara baik.

Acara diisi dengan lomba senam, poco-poco, aerobic, Zumba party, pemberian penghargaan kepada serikat yang konsisten menjaga kondusifitas, pekerja, penghargaan tata kerja dan pelaporan LKS Bipartit terbaik 2022, pembagian doorprize dan berbagai perlombaan digelar sampai potong tumpeng.

Dihadiri berbagai perwakilan Forkopimda, Kepala Dinas Ketenagakerjaan S Maringan, dan Sekdis Ucok A H Siagian. (red).

BalasTeruskan

Tinggalkan Pesan

- Advertisement -spot_img
Komentar Terbaru
Must Read
Related News