News and Education Versi penuh
Nasional

Prof. Ahmad Tholabi Kharlie Tegaskan Pentingnya Literasi Digital dalam Pengembangan Komunikasi Islam

Prof. Ahmad Tholabi Kharlie menegaskan pentingnya literasi digital, etika publik, dan penguatan kurikulum dalam pengembangan komunikasi Islam di era media digital dan kecerdasan buatan.

Oleh Adm 13 Aug 2026 07:57 3 menit baca

HARIANRAKYAT.iD, Jakarta, 12 Agustus 2026 — Wakil Rektor Bidang Akademik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. Ahmad Tholabi Kharlie, tampil sebagai pembicara kunci  dalam Konferensi Nasional Komunikasi Islam (KNKI) ke-6 yang dirangkaikan dengan International Conference on Islamic Communication and Media Studies (AICIMDS) 2026.

Kegiatan ilmiah ini diselenggarakan oleh Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta bekerja sama dengan Asosiasi Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (ASKOPIS) dan menghadirkan akademisi, peneliti, praktisi media, serta pengelola program studi dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia dan sejumlah negara.

Dalam pidato kuncinya, Prof. Tholabi menegaskan bahwa perubahan ekosistem media digital telah menghadirkan tantangan baru bagi dunia komunikasi Islam. Media digital kini menjadi ruang pembentukan identitas, ruang dakwah, ruang ekonomi, sekaligus ruang pertukaran gagasan yang bergerak sangat cepat melalui media sosial, platform video, podcast, dan berbagai kanal komunikasi digital lainnya. Karena itu, komunikasi Islam dituntut untuk hadir dengan perspektif akademik yang kuat, etika publik yang baik, dan kemampuan literasi digital yang memadai. 

Tema konferensi tahun ini, “Media, the Contemporary Muslim World, and Digital Network Society: Authority, Identity, and Social Transformation,” dinilai sangat relevan dengan dinamika masyarakat Muslim kontemporer. Ia menekankan pentingnya membaca perubahan zaman secara ilmiah agar pengembangan keilmuan komunikasi Islam mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Prof. Tholabi juga menyoroti posisi strategis ASKOPIS dalam membangun masa depan Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam di Indonesia. Menurutnya, jejaring ASKOPIS merupakan modal penting untuk memperkuat kolaborasi akademik, riset bersama, publikasi ilmiah, pertukaran dosen dan mahasiswa, serta pengembangan jejaring internasional. Ia berharap konferensi ini tidak berhenti sebagai forum seremonial, melainkan menjadi titik temu yang melahirkan kerja sama nyata antarlembaga.

Lebih lanjut, ia mendorong penguatan kurikulum KPI agar responsif terhadap perkembangan kecerdasan buatan, ekonomi kreator, budaya komunikasi baru, dan transformasi media digital. Lulusan KPI, menurutnya, perlu memiliki kombinasi kemampuan komunikasi yang kuat, kedalaman ilmu keislaman, kemampuan riset, literasi digital, dan integritas moral sehingga mampu menjadi komunikator Muslim yang cerdas, teduh, dan bertanggung jawab.

Kegiatan KNKI VI dan AICIMDS 2026 juga dirangkaikan dengan workshop penulisan jurnal internasional serta temu pengelola jurnal KPI-Dakwah se-Indonesia. Prof. Tholabi menyambut baik agenda tersebut karena budaya menulis dan publikasi ilmiah merupakan napas utama perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas riset dan reputasi akademik di tingkat global.

Panitia menyampaikan bahwa penyelenggaraan konferensi nasional dan internasional secara bersamaan merupakan upaya memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat kajian komunikasi Islam di kawasan Asia Tenggara. Melalui forum ini diharapkan lahir gagasan-gagasan baru, jejaring akademik yang semakin luas, publikasi ilmiah yang berkualitas, serta rekomendasi pengembangan pendidikan komunikasi Islam yang unggul, inklusif, dan mendunia.

Prof. Tholabi menutup pidato kuncinya dengan mengajak seluruh peserta menjadikan KNKI VI dan AICIMDS 2026 sebagai ruang persahabatan ilmiah, ruang bertukar pengalaman, dan ruang bersama untuk merancang masa depan komunikasi Islam Indonesia yang semakin bermutu dan berdaya saing global. (*).

Topik terkait
Ahmad Tholabi Kharlie UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Komunikasi Islam Literasi Digital KNKI VI AICIMDS 2026 Komunikasi dan Penyiaran Islam ASKOPIS Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi Media Digital Dakwah Digital Kecerdasan Buatan AI Pendidikan Islam Riset Komunikasi Islam Publikasi Ilmiah Akademisi Media Islam Digitalisasi Dakwah Indonesia