PORSADIN III Kediri Diikuti 700 Santri Rebut Tiket Provinsi
Sebanyak 700 santri Madrasah Diniyah Takmiliyah mengikuti PORSADIN III Kota Kediri yang digelar FKDT di Ponpes Al Mahrusiyah 3.
HARIANRAKYAT.ID, KOTA KEDIRI – Sebanyak 700 santri dari berbagai Madrasah Diniyah Takmiliyah di Kota Kediri mengikuti Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (PORSADIN) III. Digagas Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kota Kediri di Aula Utama Pondok Pesantren Al Mahrusiyah 3 Ngampel, Sabtu (20/6/2026).
Kegiatan bertema “Berkhidmah Bersama Madrasah Diniyah Membangun Karakter Bangsa” tersebut menjadi ajang pengembangan bakat, pembinaan karakter, sekaligus peningkatan prestasi santri melalui berbagai cabang olahraga dan seni Islami.
Wakil Wali Kota Kediri, Qowimuddin Thoha, mengapresiasi antusiasme para santri yang mengikuti PORSADIN 3. Menurutnya, kegiatan tersebut menunjukkan bahwa santri tidak hanya unggul dalam bidang keagamaan, tetapi juga memiliki kemampuan dan prestasi di berbagai bidang lainnya.
“Tema yang diangkat sangat relevan dalam membentuk generasi yang berakhlak, berilmu, dan berprestasi. PORSADIN juga menjadi sarana mempererat ukhuwah, melatih sportivitas, dan meningkatkan rasa percaya diri para santri,” ujarnya.
Ia menegaskan Pemerintah Kota Kediri akan terus mendukung madrasah diniyah dan pesantren sebagai mitra strategis dalam mencetak generasi emas bangsa. Para peserta pun diharapkan menjadikan perlombaan sebagai pengalaman berharga, baik saat meraih kemenangan maupun ketika belum berhasil menjadi juara.
Selain itu, Wakil Wali Kota berharap PORSADIN 3 mampu melahirkan wakil-wakil terbaik yang dapat mengharumkan nama Kota Kediri di tingkat Jawa Timur hingga nasional.
Dukungan serupa disampaikan perwakilan Pondok Pesantren Wali Barokah, H. Agung Riyanto Ia berharap PORSADIN menjadi sarana lahirnya generasi yang alim, berkarakter luhur, mandiri, sehat, dan berprestasi.
“Semoga melalui event ini dapat menghasilkan generasi yang alim faqih dan memiliki karakter luhur, mandiri, serta sehat berprestasi,” kata Agung yang juga menjabat Ketua DPD LDII Kota Kediri.
Menurutnya, keikutsertaan santri Ponpes Wali Barokah dalam lima cabang lomba, seperti MTQ, Murotal, dan lari, tidak semata-mata untuk mengejar gelar juara. Yang lebih penting adalah mempererat ukhuwah Islamiyah dan kebersamaan antar-Madrasah Diniyah di Kota Kediri.
Sementara itu, Ketua DPC FKDT Kota Kediri, KH Melvien Zainul Asyiqien, melalui Sekretaris FKDT Kota Kediri, Fakhrur Rozi, menjelaskan bahwa PORSADIN III diikuti sekitar 700 peserta yang didominasi santri usia 7 hingga 13 tahun.
Para peserta akan berkompetisi dalam 13 cabang perlombaan yang terbagi menjadi dua kategori, yakni olahraga dan seni religi. Cabang olahraga meliputi bulutangkis, tenis meja, dan lari sprint. Sedangkan cabang seni religi mencakup MTQ, Tahfidz, Murotal, Pidato Bahasa Arab, serta berbagai perlombaan seni Islami lainnya.
Seluruh rangkaian kegiatan dipusatkan di kompleks Pondok Pesantren Al Mahrusiyah 3, kecuali cabang lari yang digelar di Lapangan Gayam.
Fakhrur menambahkan, para juara pertama pada masing-masing cabang akan menjadi delegasi resmi Kota Kediri dalam PORSADIN tingkat Provinsi Jawa Timur yang dijadwalkan berlangsung di Lumajang pada 27 September 2026. Selanjutnya, para pemenang berkesempatan melaju ke tingkat nasional yang akan digelar di Semarang pada November mendatang.
Acara pembukaan PORSADIN III turut dihadiri jajaran Pemerintah Kota Kediri, Kantor Kementerian Agama Kota Kediri, pengasuh Pondok Pesantren Al Mahrusiyah, Ketua PCNU Kota Kediri, Ketua KONI Kota Kediri, serta unsur Forkopimda Kota Kediri.(lik).